VIVAnews - Setelah desas-desusnya beredar hangat di komunitas pengguna BlackBerry global, akhirnya Research In Motion (RIM) memperkenalkan penerus BlackBerry Bold 9000. Penerus tersebut yakni BlackBerry 9700 atau Bold2, yang dikenal pula dengan codename Onyx.
Sebagai penerus, tentu saja ponsel pintar anyar berteknologi 3G tersebut menyuguhkan fitur, spesifikasi, desain, dan performa yang lebih baik ketimbang Bold.
Kali ini, selain mengunggulkan kinerja tinggi dan dukungan terhadap jaringan 3G HSDPA di seluruh dunia, RIM juga menawarkan desain yang elegan, yang disegmentasikan baik untuk para profesional maupun personal, pria dan wanita kelas atas.
Selain itu, pada BlackBerry Onyx, RIM juga mengandalkan prosesor berkemampuan 624 MHz, yang dilengkapi dengan memori flash 256 MB, GPS built-in, Wi-Fi, kamera 3,2 MP, dan layar yang lebih tajam berukuran 2,4 inci (resolusi 480 x 360).
Menariknya, terobosan RIM yang mengubah navigasi trackball menjadi trackpad kembali diimplementasikan pada Onyx, setelah Gemini, varian yang diluncurkan tak lama sebelumnya, lengkap dengan keyboard yang empuk dan khas ala BlackBerry.
Dibungkus chrome berwarna gelap dan sisi belakang dibungkus semacam bahan kulit, membuat ponsel berdimensi 4,29 x 2,36 x 0,56 inci ini layak dipertimbangkan, terlebih lagi memiliki berat yang ringan, yakni 122 gram.
Yang membedakannya dengan varian sebelumnya, Onyx telah mengintegrasikan BlackBerry OS 5.0, yang mampu menawarkan pengalaman e-mail dan kalender jauh lebih baik, dan memiliki proses JavaScript dan CSS yang lebih cepat.
Untuk fitur multimedia, sama seperti varian-varian sebelumnya, BlackBerry 9700 juga mampu memainkan musik hingga 38 jam non-stop, video, gambar, dan mendukung BlackBerry Desktop Manager, baik untuk PC maupun Mac, juga BlackBerry Media Sync untuk keperluan sinkronisasi iTunes dan Windows Media Player. Fitur-fitur ini semakin lengkap setelah RIM menyematkan jack headset stereo 3,5 mm.
Dilansir VIVAnews dari keterangan RIM melalui website resminya, Kamis 22 Oktober 2009, perangkat berkemampuan baterai 1500 mAh ini beroperasi pada kombinasi frekuensi jaringan UMTS/HSDPA 2100/1900/850/800 MHz dan quad-band EDGE/GPRS/GSM, dan UMTS/HSDPA 2100/1700/900 MHz dan quad-band EDGE/GPRS/GSM.
“Berangkat dari kesuksesan 'saudara tuanya', BlackBerry Bold 9700 diciptakan, dengan fitur-fitur yang lebih disempurnakan, lebih kecil, ringan, dan dengan optimalisasi desain, kami yakin Onyx mampu memberikan pengalaman dan performa yang lebih hebat,” kata Mike Lazaridis, Presiden sekaligus Co-CEO Research In Motion, dalam keterangannya.
Di Indonesia, baru PT Excelcomindo Pratama (XL) yang berani membuka mulut untuk Bold versi terbaru ini. Namun, walau telah mendapat izin uji coba Onyx oleh RIM, Dolly mengatakan, pihaknya sejauh ini hanya sekedar melakukan ujicoba sekaligus evaluasi terhadap jaringannya termasuk software.
“Kemungkinan diluncurkan oleh XL ada. Tapi, saya belum bisa memastikannya, terlebih lagi jadwal peluncurannya. Karena Onyx sendiri masih dalam proses pengujian oleh XL,” kata Dolly. “Kita tunggu saja 'lampu hijau' dari RIM. Kalau memang disetujui dan evaluasi Onyx memuaskan, kami akan umumkan,” ucapnya, saat diwawancarai VIVAnews ketika itu.