Sains & Teknologi

3 Proyektor Perdana Samsung di Indonesia

Produk dihadirkan untuk segmen berbeda. Media dan entertainment serta data atau business.

Rabu, 21 Oktober 2009, 16:55 WIB
Muhammad Firman, Muhammad Chandrataruna
Samsung proyektor P410M (samsung.com)

VIVAnews - Samsung Electronics Indonesia baru saja memasuki pasar proyektor di tanah air. Sebagai awalan, 3 produk digelontorkan produsen elektronik asal Korea Selatan tersebut.

Memiliki berat kurang dari 1 kilogram, Samsung P410M mengedepankan teknologi LED, yang dipadu dengan DLP. Namun, perangkat portable yang memiliki fisik mungil ini memiliki keterbatasan, yakni tak mampu menghasilkan brightness yang tinggi jika berada di tempat bercahaya terang.

“Ia akan menampilkam gambar yang tajam dan sempurna jika dalam keadaan remang-remang atau gelap,” kata Marcellino, IT Product
Business Development SEIN.

Namun demikian, kekurangannya itu ditutupi dengan segenap kelebihan yang diklaim Samsung belum ada sebelumnya di proyektor portable milik kompetitor manapun. Selain lampu LED, P410M juga menawarkan teknologi ramah lingkungan, tanpa halogen.

Di samping itu, dengan lampu LED, user tak perlu repot-repot mengganti lampunya dengan yang baru setelah 3.000 - 4.000 jam pemakaian, layaknya proyektor LCD.

“Dengan teknologi LED, proyektor ini memiliki lifetime lebih lama yakni 30.000 jam. Sayangnya, setelah itu proyektor ini tak bisa dipakai, karena lampunya tak replaceable,” ucap Marcell.

PM410 juga diklaim lebih ramah lingkungan karena selain hemat listrik, perangkat proyektor segmen media dan entertainment ini juga tidak menganding material merkuri.

Dimensinya yang hanya 6,45 x 14,7 x 14,5 cm, membuatnya lebih cocok digunakan untuk meeting kecil dengan 3-4 orang mitra dan pengguna rumahan untuk menonton film atau bermain game konsol.

Untuk harga dan ketersediaan, Samsung P410M akan mulai tersedia bulan Oktober ini pada kisaran hara sekitar US$ 599 atau setara Rp 6 juta per unit.

Produk berikutnya merupakan portofolio produk proyektor Samsung di segmen data projector atau business projector. Sama-sama dilengkapi dengan speaker stereo built-in, kedua proyektor ini dibungkus Samsung dengan warna putih yang elegan dan smooth edge pada tiap sisinya.

Dengan memiliki ketajaman 2200 ANSI lumens untuk tipe L220, dan 2500 ANSI lumens untuk tipe L250 dengan tingkat kebisingan 32 dB, kedua proyektor ini sangat cocok untuk memfasilitasi presentasi dengan pengalaman yang berbeda.

User juga dapat memilih tampilan untuk di layar lebar atau widscreen (16:9) dan layar normal (4:3) sesuai kebutuhannya. Selain itu, terdapat tiga pilihan mode utk konsumsi energi, yakni economy mode (lebih gelap, tetapi energi yg dibutuhkan rendah, standard mode, dan high bright mode (konsumsi energi lebih besar, lampu LCD lebih terang, tetapi usia lampu jadi lebih cepat).

“Saya sendiri lebih merekomendasikan standard mode untuk kebutuhan sehari-hari,” kata Marcell.

Samsung L220 dan 250 akan tersedia di Indonesia pada Oktober 2009 pada kisaran harga US$659-689 atau setara Rp 6,6-7 juta.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
syasha japan
08/11/2009
Yes... samsung p410m resolusi nya masih rendah jadi hasil gambarnya jelek' Kaku ,tidak halus , no xga... but svga JANGAN DULU MEMBELI... tunggu sampai ada yang XGA ok...
Balas   • Laporkan
Lay An Wen
01/11/2009
samsung p410m bagus sekali menggunakan led TAPI sayang resolusinya RENDAH... SVGA MAKANYA JANGAN BELI DULUUUU OK..
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ