VIVAnews - Partai Golkar memasang target empat kadernya masuk dalam Kabinet Indonesia Bersatu jilid II. Tetapi hingga kini baru tiga nama fungsionaris Golkar yang sudah mengikuti 'audisi' calon menteri di Cikeas, kediaman pribadi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
"Insya Allah akan masuk satu lagi," kata Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie di Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa, 20 Oktober 2009.
Tiga nama yang sudah mengikuti tes calon menteri di Cikeas yakni, Wakil Ketua Umum Golkar Agung Laksono yang diproyeksikan jadi Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat, Ketua DPP Golkar Fadel Muhammad yang dijagokan dari Menteri Kelautan dan Perikanan, serta MS Hidayat calon Menteri Perindustrian.
Meski begitu, Aburizal enggan merinci satu nama lain yang bakal masuk dalam jajaran kabinet SBY-Boediono. Aburizal menilai, semua menjadi kewenangan Presiden SBY untuk memilih dan memutuskan.
"Itu kan hak prerogatif presiden," ujar Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat ini. Tapi, berapa jumlah ideal dari Golkar untuk masuk kabinet? "Kalau idealnya sih sepuluh, ha-ha-ha," tawa dia.
Saat ini, Aburizal mengakui, ada beberapa pihak di Golkar yang merasa kecewa karena tidak mendapatkan rekomendasi untuk menjadi menteri. Kendati demikian, kondisi itu tidak hanya terjadi di Golkar, tapi juga di partai lain.
"Ya pastilah ada, karena banyak kader-kader Golkar, tapi tidak semuanya harus dipilih," kata dia lagi.
ismoko.widjaya@vivanews.com
• VIVAnews