VIVAnews - Google mengumumkan rencana mereka untuk meluncurkan toko buku online. Menurut laporan, pada awalnya, Google Editions, nama toko online tersebut akan menawarkan sekitar setengah juga buku dari berbagai penerbit. Buku itu juga bisa dibaca di perangkat dan browser apapun.
“Toko buku itu merupakan layanan berbasis browser,” kata Tom Turvey dari Google Books, seperti VIVAnews kutip dari AP, 16 Oktober 2009. “Pasar e-book akan berkembang ke arah mengakses buku dari mana saja, baik dari sisi kemudahan akses dan lokasi di mana pengguna berada,” ucapnya.
Turvey menjelaskan, Google akan mengumpulkan 55 persen dari keuntungan. Sementara ‘sebagian besar’ lainnya akan ditransfer ke tiap-tiap retailer. Sisanya akan menjadi hak milik penerbit.
“Google Editions akan memungkinkan partner retail menjual buku mereka, khususnya mereka yang belum berinvestasi di platform digital,” kata Turvey. “
Meski demikian, Turvey menyebutkan, Google akan menjadi wholesaler, distributor buku. “Kami harap sebagian besar (pelanggan) akan berkunjung ke partner-partner retail kami, bukan ke Google,” ucapnya.