Sains & Teknologi
Infrastruktur Telekomunikasi

Kendala Teknis, Palapa Ring Tertunda

Lebih baik ditunda daripada mempercepat proses tetapi bermasalah nantinya di mata hukum.

Senin, 12 Oktober 2009, 17:06 WIB
Muhammad Firman, Muhammad Chandrataruna
Palapa Ring (Mastel)

VIVAnews - Peresmian mega proyek pembangunan infrastruktur telekomunikasi di Kawasan Timur Indonesia (KTI), Palapa Ring, ditunda karena alasan teknis.

“Sejatinya, peresmian akan dilakukan 12 Oktober 2009. Namun, karena ada beberapa kendala teknis yang belum selesai, maka diundur,” ungkap Sekjen Depkominfo Basuki Yusuf Iskandar, pada keterangan pers yang VIVAnews terima, 12 Oktober 2009.

Palapa Ring sendiri merupakan megaproyek pembangunan tulang punggung (backbone) serat optik yang diinisiasi oleh pemerintah, yang terdiri dari 35.280 kilometer serat optik bawah laut (submarine cable) dan 21.708 kilometer serat optik bawah tanah (inland cable).

Kabel backbone yang terdiri dari 7 cincin (ring) melingkupi 33 provinsi dan 460 kabupaten di Kawasan Timur Indonesia (KTI).

Basuki mengungkapkan, berdasarkan informasi yang diterimanya, proses tender untuk vendor yang dimiliki Telkom belum selesai. “Saya dengar tinggal tiga. Tetapi, ini tidak bisa main tunjuk langsung. Saya setuju jika mengikuti peraturan saja. Lebih baik ditunda ketimbang mencari terobosan dalam tender tetapi bermasalah nantinya di mata hukum,” kata Basuki.

Kendati diundur, PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) tetap optimis dapat menyelesaikan pembangunan backbone serat optik Mataram Kupang (Mataram-Kupang Cable System) akan berjalan lancar dan tepat waktu.

“Penundaan tersebut sama sekali tidak akan mengganggu jadwal proyek secara keseluruhan yang ditargetkan selesai pada tahun 2010. Kami akan terus fokus menyiapkan sebaik mungkin segala sesuatunya, baik proses maupun penggelarannya,” kata Eddy Kurnia, VP Public and Marketing Communications Telkom, pada kesempatan yang berbeda pada VIVAnews.

“Dalam hal event ini, Telkom dalam posisi ikut saja, artinya kapan saja Pemerintah berkeinginan memulai, kami siap,” kata Eddy.

Selain membangun serat optik Mataram Kupang (Mataram Kupang Cable System), sepanjang  1.041KM laut dengan 6 Landing Point di kota Mataram, Sumbawa Besar, Raba, Waingapu dan Kupang, akan dibangun pula jaringan sepanjang 810KM darat dengan 15 node di kota Mataram, Pringgabaya, Newmont, Taliwang, Sumbawa Besar, Ampang, Dompu, Raba, Labuhan Bajo, Ruteng, Bajawa, Ende, Maumere, Waingapu, dan Kupang.

“Proyek Mataram Kupang Cable System merupakan inisiatif Telkom untuk mendukung percepatan pembangunan di Kawasan Timur Indonesia (KTI) yang diharapkan selesai akhir September 2010,” ucap Eddy.

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ