Sains & Teknologi
Infrastruktur Telekomunikasi

Konektivitas Terjangkau Jadi Tantangan Utama

Konektivitas yang berguna juga mencakup efektivitas penggunaan infrastruktur tersebut.

Minggu, 11 Oktober 2009, 18:35 WIB
Muhammad Firman, Muhammad Chandrataruna
  (VIVAnews)

VIVAnews - Nokia Siemens Networks (NSN) menyerukan adanya target-target konektivitas dan kelestarian baru. Tujuannya untuk mendorong kerjasama antara industri Teknologi Informasi dan Komunikasi (ICT), pemerintah dan, International Telecommunications Union (ITU).

Target tersebut diungkapkan Rajeev Suri, Chief Executive Officer Nokia Siemens Networks, pada keterangan pers yang VIVAnews kutip, 11 Oktober 2009.

Dalam sebuah diskusi panel di ajang ITU Telecom World 2009 di Jenewa, Suri menegaskan tantangan yang dihadapi di depan adalah menghadirkan konektivitas yang berguna, terjangkau, dan lestari di dunia. Konektivitas yang berguna tak hanya mencakup infrastruktur, melainkan juga tingkat efektivitas penggunaan infrastruktur tersebut.

“Tantangan kita adalah berfikir secara kreatif untuk menciptakan lingkungan regulasi yang mendorong peningkatan konektivitas berguna, yang bisa mempertahankan kelestarian lingkungan,” kata Suri.

“Menghadirkan konektivitas yang terjangkau bagi miliaran orang yang tidak memilikinya, dengan dampak konektivitas yang minimal terhadap lingkungan, adalah dua tantangan utama yang kita hadapi saat ini,” ucapnya.

Suri menyebutkan, energi adalah salah satu biaya terbesar dalam penyediaan layanan telekomunikasi. Pengurangan konsumsi daya dan meningkatkan penggunaan subtitusi energi baru akan menurunkan emisi CO2 dan biaya penyediaan konektivitas.

Seriring dengan paparannya itu, NSN telah bekerjasama dengan WWF, organisasi pelestarian global, untuk mengajak para pengambil keputusan di UN Climate Summit di Copenhagen Desember 2009 nanti, agar membuat kesepakatan yang adil, ambisius dan mengikat untuk memangkas emisi gas rumah kaca global.

“Target-target lingkungan kami yang ditetapkan bersama WWF melampaui persyaratan-persyaratan legal atau target-target nasional. Kami menyerukan kepada para pemerintah untuk mengambil sikap yang lebih tegas dalam persoalan ini dan menetapkan kesepakatan kuat untuk memangkas emisi CO2 secara global,” ucap Suri.

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ