Sains & Teknologi
Keamanan Dunia Maya

September, Malware Beredar Naik 15 Persen

Di seluruh dunia, rata-rata jumlah PC terinfeksi mencapai 59%, tertinggi sepanjang 2009.

Rabu, 30 September 2009, 11:35 WIB
Muhammad Firman
  (VIVAnews)

VIVAnews - Pertumbuhan malware telah menyebabkan jumlah PC yang terinfeksi di seluruh dunia juga bertambah sebanyak 15 persen. Pertumbuhan tersebut berlangsung selama Agustus sampai September lalu. Keterangan ini terungkap dari laporan yang dirilis Panda Security, salah satu vendor antivirus terkemuka.

Di seluruh dunia, rata-rata jumlah PC yang diserang malware kini mencapai 59 persen. Angka ini merupakan angka tertinggi sepanjang tahun. Dari 29 negara yang dilacak, Amerika Serikat ada di peringkat 9 dengan 58 persen PC-nya yang sudah terjangkit virus atau malware.

Adapun di peringkat pertama adalah Taiwan. Sebanyak 69 persen komputer yang ada di negeri tersebut ada malware-nya. Adapun Norwegia merupakan negara yang komputernya paling bersih. Hanya 39 persen PC yang disurvey yang ada di negara itu, diserang malware.

Dari penelitian tersebut terungkap pula bahwa di Amerika Serikat, Trojan dan Adware merupakan dua tipe malware yang paling merusak. Diikuti oleh worm dan virus.

“Ini merupakan pertanda jelas bahwa hacker kini semakin cerdas,” kata Luis Corrons, Technical Director PandaLabs, seperti VIVAnews kutip dari Cnet, 30 September 2009. “Penjahat dunia maya telah menemukan berbagai cara baru untuk menyebarkan aksinya, sering memanfaatkan kejadian terbaru untuk melancarkan serangan melalui jejaring sosial, video, dan email,” ucapnya.

Corrons menyebutkan, sejumlah besar trojan yang beredar juga menunjukkan pertumbuhan yang signifikan seputar trojan berhubungan dengan bank dan tujuannya adalah mencuri data pelanggan.

Panda mendapatkan data-data tersebut dari pengguna yang melakukan pendeteksian terhadap PC mereka menggunakan perangkat online gratisan mereka yakni Panda ActiveScan. Data dikumpulkan mulai 28 Agustus sampai 28 September dan kemudian dibandingkan dengan hasil 28 juli sampai 27 Agustus 2009.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atau