VIVAnews – Twitter jadi trending-topic pada Selasa kemarin (23/9)—dan itu bukan hanya di Twitter. Ratusan orang ‘betulan’ secara fisik berkumpul di Skirball Cultural Center, Los Angeles, AS, untuk menghadiri konferensi bertajuk “140tc” selama dua hari yang diadakan untuk membahas situs micro-blogging itu. Mereka datang dari berbagai kalangan—marketer, dunia usaha, kalangan TI, maupun selebriti.
Salah satu pendiri Twitter, Biz Stone (@biz), membuka konperensi dengan memaparkan selama 40 menit tentang asal-muasal Twitter dan tujuannya untuk membuat impak positif secara global, serta mengambarkan kian pentingnya peran Twitter dalam mengorganisir berbagai aksi politik di berbagai belahan dunia.
Tak kurang, Konferensi Twitter menarik kehadiran sejumlah nama besar, antara lain Walikota Francisco Gavin Newsom dan atlit skateboard profesional Tony Hawk. Tag di Twitter untuk acara ini — (pound)140tc -- menjadi trending topic hingga akhir petang kemarin.
Newsom, yang berbicara melalui Skype, layanan telepon Web, mengatakan dia “merupakan salah satu pengguna Twitter dan memanfaatkan teknologi ini untuk meningkatkan kinerja pemerintah di kota kita.”
Sementara itu, Hawk, menjadi pembicara dalam sebuah diskusi panel tentang “Twitter dan selebriti” bersama aktor Tyrese Gibson, LeVar Burton (@levarburton), dan pembawa acara “Celebrity Rehab” Dr. Drew Pinsky (@DrDrew).
Skater, yang namanya jadi kondang setelah mengunggah foto dia sedang berseluncur di dalam Gedung Putih pada halaman Twitter-nya, mengatakan dia sudah “kesengsem berat” Twitter.
“Saya betul-betul seorang penggila Internet,” katanya. “Saya atlit skateboard profesional. Saya berseluncur di dalam Gedung Putih dan sudahlah pasti saya akan men-tweet hal itu.”
Adapun penyanyi rap Chamillionaire dan Curt Smith dari grup Tears for Fears bicara dalam sebuah diskusi tentang bagaimana para musisi bisa memperoleh manfaat dari Twitter.
Smith mengatakan Twitter telah memberi dia kesempatan emas untuk “bicara langsung dengan orang banyak tanpa perlu disaring lebih dulu oleh wartawan ataupun perusahaan rekaman.” Selain itu, kata Chamillionaire, Twitter juga merupakan alat yang efektif untuk menangkal gosip.
Burton mengamini penjelasan Smith. “Twitter mengembalikan karir saya kembali ke tangan saya sendiri,” katanya.
Pada intinya, para selebriti itu mengatakan Twitter paling bermanfaat untuk proses pengembangan brand. Hal ini diamini Parnassus Group, perusahaan bermarkas di Washington yang memfokuskan diri di bidang media-sosial. Sekalipun Twitter bukanlah klien mereka, Parnassus ikut memasarkan acara ini. Harga tiket Konferensi Twitter lumayan mahal, US$429 atau sekitar Rp4,3 juta.
Konferensi Twitter berlangsung sampai Rabu ini (sumber: AP).