VIVAnews - Asiafone, salah satu vendor ponsel merk lokal, baru-baru ini memperkenalkan dua ponsel Qwerty anyarnya yang menyerupai perangkat BlackBerry Javelin dan Bold, AF 703 dan AF 903. Untuk kedua produk ini, Asiafone menargetkan penjualannya bisa mencapai 20.000 unit akhir tahun ini.
Menurut Dewi Pusporini, Marketing Manager Asiafone, target itu tidaklah mustahil untuk dicapai mengingat kedua ponsel ini telah membukukan penjualan hingga 15.000 unit sejak ‘dilempar’ ke pasar awal Agustus lalu.
“Saat ini, total keduanya sudah terjual 15 ribu unit dalam waktu kurang dari dua bulan. Sampai akhir tahun, kami berharap bisa mencapai 20 ribu unit,” kata Dewi saat berbincang-bincang dengan VIVAnews, di Kafe Loro Jonggrang, Jakarta.
Dari kurang lebih 15.000 unit yang terjual, dipaparkan Dewi, 60 persen di antaranya adalah seri AF 903, ponsel Asiafone yang desainnya mirip BlackBerry Bold. Sementara sekitar 40 persen lainnya dikuasai AF 703, ‘Javelin’ ala Asiafone.
Dewi mengatakan, upaya Asiafone dalam memenuhi target tersebut akan ditempuh dengan menggelar roadshow dan pameran secara rutin serta bekerja sama dengan sejumlah bank swasta.
“Sekarang ini, kami tengah menggelar pameran di ITC Roxy dan Mal Taman Palem di Jakarta, BEC di Bandung, WTC dan Plaza Marina di Surabaya, Pontianak, dan Makassar,” ungkap Dewi.
Sementara jalinan kerja samanya dengan beberapa bank berupa cicilan 0% selama enam bulan, meliputi BNI, BCA, Bank Mega, BRI, dan Bank Mandiri. “Kami sengaja memilih bank-bank yang mempunyai cabang terluas dan terkuat di daerah-daerah. Karena, selain ingin memperkuat posisi kami di daerah, produk-produk kami lebih disegmentasikan untuk low-mid end,” kata Dewi.
Untuk distribusi AF 703 dan AF 903 secara nasional, lanjut Dewi, Asiafone bekerja sama dengan sejumlah dealer yang tersebar di kota-kota seluruh Indonesia. “Tak hanya satu dealer, tapi banyak. Di tiap wilayah, kami menunjuk satu main dealer yang kami percaya mampu untuk memasarkan produk kami. Totalnya ada lebih dari 25 kota yang menjangkau mulai dari Banda Aceh hingga Jayapura,” ucap Dewi.