Sains & Teknologi

Q1 2009, Revenue HDS Naik 15%

Dibandingkan kuartal pertama tahun 2008, pendapatan HDS Indonesia tumbuh dua kali lipat.

Jum'at, 11 September 2009, 18:05 WIB
Muhammad Firman, Muhammad Chandrataruna
ilustrasi grafik (Adri Prastowo)

VIVAnews - Meski industri storage diprediksi oleh sejumlah lembaga riset di awal tahun 2009 akan menurun sekitar 3,2 persen, tetapi Hitachi Data Systems (HDS) justru mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 15 persen selama Q1 tahun fiskal 2009.

“HDS Indonesia mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar lebih dari 15 persen, jauh jika dibandingkan prediksi lembaga riset IDC yang mengungkapkan bahwa tahun 2009 industri storage akan menurun 3,2 persen,” kata Ming Sunadi, Country Manager HDS Indonesia, di sela jumpa pers HDS di Hotel Shangri-la, Jakarta, Jumat 11 September 2009.

Bahkan, kata Ming, dibandingkan kuartal pertama tahun sebelumnya, pendapatan HDS Indonesia dilaporkan tumbuh dua kali lipat alias 100 persen. “Tahun ini, kami terbantu dengan adanya software-software HDS,” ungkap Ming.

Meskipun bagi HDS paparan ini hanya melaporkan kinerja seperempat tahun fiskalnya, yakni dalam kurun April 2009 hingga Juni 2009, dan belum dapat mewakili estimasi per tahun 2009, Ming mengutarakan optimismenya bahwa hingga akhir tahun ini industri storage tetap stabil.

Untuk memperkuat posisinya di Indonesia, HDS berencana untuk fokus pada pengembangan bisnis segmen enterprise pada sisa kuartal ke depan. Di samping itu, menurut Ming, bisnis segmen menengah juga berpotensi besar untuk ditumbuhkembangkan. “Dan, yang paling penting adalah menjaga stabilitas pertumbuhan software dan layanan HDS, karena di sisi hardware kami sudah cukup kuat,” ucapnya.

Ming mengatakan, industri telekomunikasi, bank (banking), pembiayaan (financing), dan pemerintahan masih menjadi sorotan utama HDS dalam mengembangkan bisnisnya di tanah air.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ