VIVAnews - Meskipun jumlah pelanggan XL terus bertumbuh pesat dan kini jumlahnya semakin mendekati jumlah pelanggan Indosat, PT Indosat Tbk (Indosat) optimistis mampu mempertahankan posisinya sebagai pemimpin pasar selular kedua, di bawah Telkomsel, hingga akhir tahun 2009.
“Kami akan tetap di posisi kedua di pasar. Kami akan bertahan agar tidak terkejar,” kata Harry Sasongko, Presiden Direktur, CEO Indosat di Gedung Indosat, 10 September 2009.
Menyiasati posisinya agar tetap berada di atas XL, Indosat tidak akan meneruskan kebijakan menghapus nomor pelanggan layaknya semester pertama lalu.
“Sekarang ini, kami memiliki pelanggan yang benar-benar berkualitas. Tetapi, ini tidak otomatis meningkatkan pendapatan. Diperkirakan pertumbuhan pendapatan hanya sekitar dua persen,” ucap Harry.
Seiring tidak adanya penghapusan nomor, maka diharapkan akan terjadi pertambahan pelanggan pada akhir tahun nanti. Namun, Harry enggan memaparkan angka pertamabhannya.
Beberapa waktu lalu, manajemen XL mengutarakan optimismenya bahwa pada akhir tahun ini XL mampu mencatat 30 juta pelanggan dengan dukungan sekitar 16 ribu BTS, atau dengan kata lain menguasai 19 persen pangsa pasar.
Sementara Indosat sekarang ini memiliki 28 juta pelanggan dengan 15.428 BTS atau menguasai 23 persen pangsa pasar. Melorotnya jumlah pelanggan Indosat dikarenakan adanya kebijakan penghapusan nomor mencapai 6 juta nomor sejak akhir tahun lalu.