Sains & Teknologi
BlackBerry

Selangkah Lagi, Gemini Tiba di Indonesia

Kominfo butuh waktu 22 hari untuk menyetujui dan menandatangani surat izin peredaran.

Rabu, 9 September 2009, 04:45 WIB
Muhammad Firman, Muhammad Chandrataruna
BlackBerry Gemini (BlackBerry.com)

VIVAnews - Sehubungan dengan diperolehnya kembali sertifikasi sebagai prinsipal produsen BlackBerry oleh Research In Motion (RIM), secara otomatis para mitra resminya di Indonesia, yang terdiri dari empat operator telekomunikasi, yakni Indosat, XL, Telkomsel, dan Axis, kini berkesempatan untuk memasarkan varian baru BlackBerry di Indonesia.

Gatot S Dewa Broto, Kepala Pusat Informasi dan Humas Departemen Kominfo mengatakan, beberapa operator telekomunikasi langsung mengajukan untuk memasukkan varian BlackBerry baru setelah sertifikasi milik RIM "dicairkan".

"Saya mendapat kabar, beberapa waktu setelah RIM diberikan hak sepenuhnya oleh pemerintah sebagai prinsipal produsen BlackBerry, beberapa operator langsung mengajukan surat kepada Postel untuk mendapatkan izin memasarkan BlackBerry seri baru ke Indonesia," kata Gatot pada VIVAnews, saat ditemui kemarin malam di kantornya, Gedung Depkominfo, Jakarta.

Namun, Gatot tak bisa memastikan apakah kesemua mitra resmi RIM yang berjumlah empat operator tersebut telah mengajukan izin pemasaran BlackBerry baru atau belum. "Jumlahnya saya belum tahu. Tetapi, yang jelas mereka termasuk distributor-distributor yang ada dibawahnya kini mendapatkan sertifikasinya kembali," kata Gatot.

Gatot juga tak bisa memastikan kapan surat pengajuan izin operator tersebut disetujui dan ditandatangani. "Prosesnya kan memakan waktu lama, tidak sebentar. Kami membutuhkan waktu 22 hari untuk memprosesnya," ucapnya.

Seperti diberitakan VIVAnews, bila tidak ada aral melintang, RIM melalui mitra resminya siap menghadirkan BlackBerry Gemini di Indonesia. Adapun, menurut keterangan pers RIM, yang berhak mengedarkan produk-produk resmi buatan RIM di antaranya adalah:
- PT Indosat TBK
- PT Indosat Mega Media
- PT Telekomunikasi Selular
- PT Malifax Indonesia
- PT Excelcomindo Pratama TBK
- PT Erajaya Swasembada
- PT Natrindo Telepon (AXIS).



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ