Sains & Teknologi

Petenis Dilarang Update Twitter

"Saya rasa payah sekali US Open mengatur cara kami ber-Tweet," kata Roddick.

Senin, 7 September 2009, 17:32 WIB
Muhammad Firman, Zika Zakiya
  (spin1038.com)

VIVAnews - Panitia pertandingan US Open 2009 menerapkan peraturan baru. Peserta dilarang menyiarkan 'informasi internal' melalui jejaring sosial, Twitter, 7 September 2009.

Tidak dijelaskan mengapa peraturan itu diterapkan. Peraturan ini lantas diprotes keras oleh beberapa peserta. Salah satu yang paling vokal menyuarakan ketidaksetujuannya, seperti dilansir The Tennis Times, adalah Andy Roddick.

"Saya rasa payah sekali US Open mengatur cara kami ber-Tweet. Saya mengerti soal peraturan di dalam lapangan, tapi tak yakin kalau mereka bisa melarang memakai Twitter," ujar Roddick di Twitternya.

"Saya menghargai soal peraturan menjaga rahasia di dalam lapangan. Hanya orang bodoh yang menyampaikan hal itu lewat Tweet," tambahnya di Tweet berikut.

US Open tahun ini berlangsung dari 31 Agustus-13 September 2009 di New York. Saat ini salah satu turnamen Grand Slam itu sudah memasuki babak 16 besar. Petenis unggulan pria seperti Rafael Nadal dan Roger Federer sudah memastikan tiket ke babak itu.

Namun Roddick sudah tersingkir di babak ketiga oleh pemain muda tuan rumah, John Isner. Sedangkan di bagian tunggal putra, Elena Dementieva dan Maria Sharapova juga sudah ditaklukkan petenis muda AS, Melanie Oudin.

Maria Sharapova sendiri merupakan petenis yang rajin mengupdate status Facebook-nya setiap kali ia habis menyelesaikan pertandingan Tenis.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ