Sains & Teknologi

Demi TKI, XL-BNI Siapkan Transfer Instan

Untuk biaya pengiriman dari Hongkong, pengirim akan dikenai HKD 15 atau setara Rp 20.000.

Selasa, 25 Agustus 2009, 14:30 WIB
Muhammad Firman, Muhammad Chandrataruna
   

VIVAnews - PT Excelcomindo Pratama Tbk (XL) bekerja sama dengan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) menghadirkan layanan Transfer Instan, ‘Kirim Seketika via XL’ secara online, di lebih dari 1.000 kantor BNI di seluruh Indonesia.

Dengan layanan ini, para TKI yang berada di Malaysia dan Hong Kong diharapkan akan lebih mudah, cepat, aman, dan nyaman dalam melakukan transfer dana.

Layanan Transfer Instan merupakan layanan pengiriman uang dari luar negeri ke Indonesia serta pengiriman uang domestik secara instan. Layanan yang diluncurkan pada 14 Agustus 2008 ini ditujukan bagi para pahlawan devisa, yakni Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di luar negeri.

“Dibukanya kesempatan penarikan tunai di 1.000 kantor BNI di seluruh Indonesia, maka saudara-saudara kita yang berada di Malaysia dan Hong Kong akan semakin mudah dan aman dalam mengirimkan uang kepada keluarganya,” kata Hasnul Suhaemi, Presiden Direktur XL, seperti VIVAnews kutip dari keterangan persnya, 25 Agustus 2009.

“Terlebih saat ini, di mana pada hari-hari menjelang Lebaran kebutuhan semakin meningkat, maka mereka perlu mengirimkan uang ke kampung halaman untuk membantu memenuhi kebutuhan tersebut,” ucapnya.

Malaysia dan Hongkong, kata Hasnul, adalah salah satu tujuan utama sebagian besar dari TKI untuk mencari sumber penghidupan yang lebih baik. “Di sana setidaknya ada sekitar 2,5 juta TKI. Layanan yang inovatif ini bukan semata-mata demi mengejar potensi pasar yang ada, namun lebih mengedepankan misi untuk membantu para TKI di sana,” ucap Hasnul.

Sementara ini, layanan Transfer Instan baru dapat dinikmati oleh para TKI di Malaysia dan Hong Kong. Untuk dapat menikmati kemudahan layanan ini, pengirim dan penerima tidak harus memiliki akun di BNI. Syaratnya, penerima yang dituju harus memiliki nomor XL, baik prabayar maupun pascabayar.

“Pada saat TKI atau pelanggan BNI di Hongkong akan melakukan pengiriman uang menggunakan layanan Transfer Instan, pengirim hanya cukup memberikan data diri serta penerima dana di Indonesia yang berupa nomor identitas diri (KTP), tanggal lahir dan nomor selular,” ucap Hasnul.

Untuk biaya pengiriman dari Hongkong, pengirim akan dikenai biaya HKD 15 atau setara Rp 20.000 untuk pengiriman dana dengan nilai sampai HKD 1000 atau setara Rp 1,2 juta.

Ke depannya, XL berencana untuk mengembangkan layanan ini ke negara-negara lain dengan biaya yang sangat kompetitif. “Layanan Transfer Instan ini benar-benar kami kembangkan sendiri untuk dapat diintegrasikan dengan sistem global remittance apapun dan mudah diadaptasikan untuk kebutuhan pelanggan XL maupun partner,” ucap Hasnul.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ