VIVAnews - Setelah beberapa kali diisukan bakal ditutup karena kekurangan dana, akhirnya Wikimedia Foundation, organisasi nirlaba yang mengelola ensiklopedia online gratis Wikipedia, mendapatkan sumbangan dana segar.
Pekan ini, Wikipedia mendapatkan sumbangan amal dari William dan Flora Hewlett Foundation sebesar US$ 500 ribu (sekitar Rp 5 miliar) untuk melanjutkan usahanya menyediakan informasi edukatif secara gratis kepada pengguna internet.
"Popularitas Wikipedia yang begitu besar dan premis kolaboratifnya membuat Wikimedia Foundation adalah kendaraan yang ideal untuk menyebarkan sumber pendidikan yang terbuka," ujar Barbara Chow, Direktur Program Edukasi Hewlett, dalam sebuah pernyataan tertulis yang dikutip dari CNet.
Menurut seorang wakil dari Wikimedia, bantuan dana itu datang di saat yang kritis. Dukungan dana tersebut, kata Sue, diprioritaskan untuk digunakan mendukung operasional tahun berjalan dan perencanaan di masa yang akan datang.
"Kami baru saja mulai menjalankan rencana yang bisa menolong kami mengidentifikasi cara untuk memaksimalkan efek yang ditimbulkan Wikimedia kepada dunia," ujar Sue Gardner, Executive Director Wikimedia Foundation, dalam pernyataan tertulisnya.
Wikimedia yang bermarkas di San Francisco, berencana untuk menggunakan dana itu untuk meningkatkan software Wikimedia agar lebih ramah terhadap pengguna, mengembangkan materi pelatihan untuk menjaring lebih banyak penyunting sukarelawan yang berpotensi, serta membuat metrik yang mampu menelusuri efek yang dicapai oleh Wikimedia.
Hewlett Foundation telah menyumbang lebih dari US$100 juta (sekitar Rp 1 triliun) sejak 2001, untuk menyediakan materi-materi pendidikan secara gratis. Sementara Wikipedia adalah situs ensiklopedia online yang didirkan oleh Jimmy Wales dan Larry Sanger sejak 2001.
Artikel-artikel di situs ini didirikan secara kolektif oleh para sukarelawan di seluruh dunia. Hingga Agustus 2009 Wikipedia menyediakan sekitar 3 juta artikel dalam bahasa Inggris. Sementara per Februari 2008, Wikipedia menggunakan 300 server di Florida, 26 server di Amsterdam, dan 23 server di fasilitas hosting Yahoo Korea.