VIVAnews - Jangkaun layanan selular Axis, kini telah menyebar ke berbagai daerah, mulai dari Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali dan Lombok, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau hingga Kepulauan Riau.
Menurut Radio Network Planning Engineer Axis Sigit Tri Cahyono, kebanyakan perangkat Base Transceiver Station (BTS) Axis, dipasang di menara bersama, yang dimiliki oleh orang lain.
"Hingga kini, dari sekitar 4.600 BTS yang dimiliki Axis, 60 persen di antaranya berada di tower atau menara bersama," ujar Sigit, di Hotel Novotel Semarang, Kamis 20 Agustus 2009.
Seringnya, kata Sigit, yang menjadi penyedia menara atau tower provider adalah PT Indosat (Indosat) dan PT Excelcomindo Pratama (XL), Walaupun demikian, kata Sigit, beberapa menara milik Axis juga disediakan menjadi menara bersama bagi sejumlah operator telekomunikasi lainnya.
"Target kami, beberapa waktu ke depan, persentase menara bersama kami di Indonesia akan mencapai rata-rata 80 persen di seluruh kota," ujar Sigit. Pasalnya, dengan melakukan bagi menara akan lebih efisien.
Dengan mengoperasikan menara bersama, kata Sigit, meskipun biaya operasional lebih mahal, namun dari sisi investasi akan lebih murah. Pembangunan menara bersama diatur melalui peraturan tiga menteri, yang dikeluarkan bulan April lalu.
Dalam aturan itu, penyediaan menara bersama harus memperoleh ijin dari pemerintah daerah setempat, tak boleh melakukan diskriminasi terhadap operator tertentu, dan dilarang menimbulkan interferensi yang merugikan pihak tertentu.