VIVAnews - Menyambut bulan suci Ramadhan yang sudah semakin dekat, Axis melakukan uji coba layanannya sepanjang Pantura, jalur yang paling banyak digunakan oleh pemudik di hari raya Lebaran mendatang.
Pada pengujian, Axis menggunakan metode long call dan short call, dilakukan dari dalam mobil tanpa antena, menggunakan software TEMS 9.0, serta handset Sony Ericsson Z750i.
“Berdasarkan hasil network drive test selama sehari penuh pada 19 Agustus 2009, diketahui success rate call setup Axis atau rasio keberhasilan percobaan panggilan sepanjang Jalur Pantura mencapai 99,4 persen, yang mana secara kualitatif oleh Axis dikategorikan Very Good,” kata Sigit Tri Cahyono, Radio Network Planning Axis di Novotel Semarang, 20 Agustus 2009. “Adapun handover success rate atau tingkat keberhasilan perpindahan sinyal dari satu site BTS Axis ke site BTS Axis lainnya adalah 98,3 persen atau secara kualitatif oleh Axis juga dikategorikan
Very Good,” ucapnya.
Sementara itu, tingkat drop call rate Axis tercatat hanya mencapai 0,4 persen, atau secara kualitatif oleh Axis juga dikategorikan sebagai Very Good. “Drop call disebabkan adanya problem teknis pada site BTS kami di dua kota, yakni Batang dan Indramayu,” ucap Sigit.
Terkait signal quality average atau rata-rata kualitas suara tiap panggilan, di sepanjang jalur uji coba, kualitasnya mencapai sekitar 97 persen. Sayangnya, Sigit menyebutkan, secara kualitatif, angka 97 persen diinterpretasikan sebagai Good. Syarat mendapatkan kategori Very Good adalah 98 persen ke atas.
Secara rata-rata, kekuatan gelombang sinyal atau rvlex average Axis mencapai -81 dBm, dan juga diinterpretasikan oleh Axis secara kualitatif sebagai Good. “Kalau Very Good itu, biasanya -75 dBm ke bawah. Secara real, ini dapat diukur dari kekuatan sinyal, kualitas suara yang bagus atau suara putus-putus,” ucap Sigit.
Kemarin, tim jaringan Axis, produk GSM dari PT Natrindo Selular (NTS),
melakukan network drive test di sepanjang Jalur Pantura (pantai utara), mulai dari Jakarta, Cikampek, Indramayu, Cirebon, Brebes, Tegal, Pekalongan, sampai ke Semarang.
Inisiatif ini dilakukan Axis untuk mengantisipasi adanya lonjakan trafik pada jalur mudik padat tersebut. “Saat ini, secara rata-rata BTS kami menampung sekitar 50 subscriber atau pelanggan. Dua hingga tiga kali lebih besar, saya kira jaringan kami masih sanggup,” kata Muslim Kahn, CTO Axis pada kesempatan yang berbeda.