Sains & Teknologi

Facebook untuk Internet Lambat Diluncurkan

Facebook Lite menampilkan pengalaman Facebook yang lebih simpel daripada Facebook standar.

Kamis, 13 Agustus 2009, 05:08 WIB
Indra Darmawan
Facebook (facebook.com)

VIVAnews - Kemarin Facebook meluncurkan situs web yang diperuntukkan bagi koneksi internet berbandwidth rendah, alias koneksi internet yang lambat.

Facebook Lite, saat ini memang baru dijajal di Rusia dan India, digelari sebagai versi cepat, karena lebih ringan dan sederhana dibanding Faecbook versi standar. Versi ini lebih mudah diakses melalui jaringan GSM 2G maupun internet dial-up. 

"Saat ini kami sedang melakukan pengujian Facebook Lite di beberapa negara yang memiliki jumlah pendatang baru Facebook yang banyak, sehingga kami bisa menampilkan pengalaman Facebook yang lebih simpel," kata Facebook dikutip dari situs BBC.

Namun, antarmukanya pun tak muluk-muluk, mirip-mirip dengan versi yang ada di ponsel. Setidaknya, Facebook Lite mencakup beberapa fungsi dasar, seperti membuat komentar, menerima permintaan berteman, menulis di dinding orang, melihat update status, plus fungsi berbagi foto.

Namun jangan harap kita bisa menambahkan aplikasi lain maupun melihat video di versi ini, karena jelas-jelas hal itu sangat rakus bandwidth.

Facebook hingga kini memiliki sekitar 250 juta pengguna aktif. Lebih dari 72 persen di antaranya adalah berasal dari Eropa dan Amerika Utara.

Namun selebihnya, kebanyakan pengguna berasal dari negara berkembang di mana infrastruktur internet pita lebar internet masih terbatas. Di sini, ponsel menjadi cara yang dominan untuk mengakses internet.

Maka versi Facebook yang lebih sederhana akan sangat membantu Facebook untuk masuk ke pangsa pasar ini.

Munculnya Facebook Lite cuma beda sehari sejak Facebook mengakuisisi perusahaan penyedia layanan berbagi konten FriendFeed. Dengan layanan itu pengguna dapat berbagi konten secara real time melalui berbagai jejaring sosial dan blog.

Pembelian oleh Facebook ini membuat para pengamat industri terkejut walaupun dua perusahaan ini telah melakukan penjajakan sejak dua tahun belakangan.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Nofa
13/08/2009
Pertamaxxx... Kapan nih bisa digunakan di Indonesia yg akses internetnya lambreta dan sering putus-putus... Pasti banyak yg suka nih...
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ