Sains & Teknologi

Pendapatan Telkom di Kuartal 2: Rp 2,4 T

Pendapatan Telkom mengalami kenaikan 45,9 persen dibandingkan kuartal pertama.

Rabu, 12 Agustus 2009, 11:31 WIB
Indra Darmawan, Muhammad Chandrataruna
Rinaldi Firmansyah, dirut Telkom (www.telkom.co.id)

VIVAnews - PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) pada kuartal kedua berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 2,46 triliun rupiah.

Pendapatan Telkom itu mengalami kenaikan 45,9 persen dibandingkan kuartal pertama sebesar Rp 3,95 triliun rupiah.

Namun, dilihat dari kinerja semester pertama tahunan (Year on Year), Telkom hanya mengalami pertumbuhan pendapatan yang tak begitu besar.

Hal itu terlihat dari pendapatan usaha pada semester pertama hanya sebesar 30,6 triliun rupiah atau hanya naik 1,5 persen ketimbang periode sama tahun lalu sebesar 30,2 triliun rupiah.

Sementara itu, Telkomsel, hanya mampu membukukan pendapatan sebesar 1,3 triliun rupiah, naik 11,1 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Padahal Minute of Usage (MOU) dari operator tersebut melonjak sebesar 112 persen dari 32,1 miliar menit menjadi 68,1 miliar menit akibat meningkatnya jumlah pelanggan sebesar 45 persen dari 52,443 juta nomor mejadi 76,014 juta nomor.

Fenomena tersebut tak mampu menahan merosotnya Average Revenue Per Users (ARPU) sebesar 25 persen dari 63 ribu menjadi 47 ribu rupiah. Kabar menggembirakan dari Telkom malah datang dari konsistensi layanan data, internet, dan teknologi informatika.

Pasalnya, kontribusi layanan tadi bagi perseroan, membuat pelanggan mengalami kenaikan sebesar 107 persen dari 393 ribu menjadi 816 ribu pelanggan, sehingga menghasilkan pendapatan sebesar 497 miliar rupiah.

Direktur Utama Telkom Rinaldi Firmansyah mengatakan, kinerja perseroan yang menggembirakan jika dilihat per kuartal menunjukkan manajemen secara operasional dan fundamental mampu meningkatkan kapasitas dan kualitas alat produksi, meskipun tarif pada semester pertama 2009 secara signifikan lebih rendah dibandingkan periode sama tahun lalu.

"Penurunan biaya interkoneksi memang menurunkan pendapatan perusahaan. Tetapi sekarang sudah mulai mendapatkan keseimbangan baru. Apalagi nilai tukar rupiah mulai menguat," ujarnya kepada wartawan.

Berdasarkan catatan, pada semester pertama 2009, pendapatan Telkom dari interkoneksi  hanya 548 miliar, merosot 12,5 persen ketimbang periode sama tahun lalu.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ