Sains & Teknologi
Pasar Seluler

Samsung Siap Geser Sony Ericsson

Untuk itu, Samsung akan mengeluarkan 15 ponsel baru di Indonesia hingga tutup tahun 2009.

Kamis, 6 Agustus 2009, 16:30 WIB
Muhammad Firman, Muhammad Chandrataruna
  (Adri Prastowo)

VIVAnews - Pertumbuhan ponsel di Indonesia kian besar. Masing-masing vendor terus berlomba untuk mencuri hati para pelanggan baru. Samsung Mobile gencar menelurkan ponsel teranyarnya. Di 2009, vendor elektronik asal Korea itu menargetkan dapat bertengger di peringkat kedua di pasar ponsel.

Menurut Hioe An Kin, Head of Department Mobile Business Samsung Electronics Indonesia, berdasarkan data GFK, dengan market size sekitar 1,5 juta per bulannya, Nokia masih memimpin pasar dengan pangsa 45-55 persen. Disusul Sony Ericsson dengan belasan persen dan Samsung Electronics delapan persen pangsa pasar.

“Per kuartal kedua 2009, kami masih berada di posisi tiga, di bawah Nokia dan Sony Ericsson dengan delapan persen market share. Akhir tahun, kami harap bisa menggeser Sony Ericsson di posisi dua,” ujar An Kin optimis, usai konferensi pers Samsung Mobile Live di Hotel Four Seasons, Jakarta, 6 Agustus 2009.

Untuk menggapai cita-cita tersebut, Samsung mengaku akan mengeluarkan 15 ponsel barunya di Indonesia hingga tutup tahun 2009. “Makanya kami terus menggebrak pasar dengan produk-produk baru. Apalagi menjelang masa Lebaran, daya serap pasar akan relatif meningkat,” ungkap An Kin, yang juga mengaku akan menelurkan total 30 varian baru hingga akhir tahun.

Secara global, pada periode yang sama (Q2 09), Samsung melaporkan pangsa pasarnya yang mencapai 18,7 persen, persis di bawah Nokia yang menguasai sekitar 40 persen market share di nomor satu. Seperti diketahui, pada kuartal dua lalu, Samsung Mobile mengkontribusikan 10,04 triliun won atau setara 81,2 triliun rupiah kepada Samsung Electronics, naik sekitar 27,4 persen ketimbang tahun sebelumnya.

Diketahui pula, penjualan ponsel Samsung secara global meningkat 14 persen dibandingkan kuartal sebelumnya menjadi 52,3 juta unit. Sayangnya, di Indonesia, Samsung belum bersedia memaparkan penjualannya dalam unit dan pendapatannya sepanjang kuartal dua.

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ