VIVAnews - "Kondisi Mbah Surip sudah sangat lemas saat dalam perjalanan ke RS," kata pelawak Mamiek Prakoso.
Ketika sampai di Rumah Sakit Pusdikkes, Jakarta Timur, para dokter curiga kalau mbah Surip sudah meninggal dunia.
Septianingtyas, seorang dokter yang menangani Mbah Surip di RS, mengatakan, "Kondisi mbah saat itu sudah kaku, badannya biru dan pupil matanya membesar."
Mamiek yang ditemui di rumahnya, di kampung Makassar, 4 Agustus 2009, menambahkan, " Waktu di rumah mbah masih kedengeran ngorok, saya kira tidur, tapi setelah itu keluar air liur dan busa dari mulutnya."
Sewaktu sampai di RS, tim dokter langsung membawa mbah Surip ke ruangan Resistensi Jantung dan Paru. "Kami masih sempat memberikan bantuan pernapasan tapi sudah tidak ada respon," ujar sang dokter.
Kurang lebih selama 1 jam, para dokter mencoba memberi bantuan pada mbah Surip, namun nyawa pria setengah baya ini tak bisa diselamatkan lagi. Mbah Surip diduga meninggal dunia karena serangan jantung.
Menurut Mamiek, sudah 2 hari ini, mbah Surip mengaku sering kelelahan dan kena diare, namun beliau tidak ingin dibawa ke rumah sakit.