Sains & Teknologi

Nokia Siapkan 91 Titik Daur Ulang Ponsel

Jika 1% pemilik ponsel dunia mendaur ulang, 240 ribu ton bahan baku akan berkurang.

Jum'at, 31 Juli 2009, 17:15 WIB
Muhammad Firman
  (jmu.edu)

VIVAnews - Dari sebuah survey yang dilakukan secara global oleh Nokia terungkap bahwa 3 dari 4 pengguna ponsel tidak pernah berpikir untuk mendaur ulang ponsel bekas mereka. Keterangan ini diungkapkan Nokia pada event bertajuk Media Workshop “Let’s Manage Our e-waste” dengan sejumlah wartawan dan blogger di Jakarta.

“Sebuah survei secara global telah dilakukan oleh Nokia yang menunjukkan bahwa 3 dari 4 orang tidak pernah berpikir untuk mendaur ulang ponsel bekas mereka,” kata Francis Cheong, Nokia Regional Manager, Market Environmental Affairs, SEAP pada keterangan pers yang VIVAnews terima 31 Juli 2009. “Pengguna bahkan tidak menyadari bahwa ponsel dan aksesoris bekas dapat didaur ulang. Padahal, sebuah ponsel bekas yang telah didaur ulang dapat mengurangi emisi gas karbondioksida sebesar 12.585 kg,” ucapnya. 

Jika satu persen saja, dari seluruh pemilik ponsel di seluruh dunia yang mencapai 3 miliar orang mendaur ulang ponselnya, maka akan mengurangi bahan baku sebanyak 240.000 ton serta mengurangi gas rumah kaca yang setara dengan 4 juta kendaraan bermotor. 

“Gerakan daur ulang e-waste secara global dimulai dari kesadaran diri sendiri dan partisipasi yang akan menghasilkan kontribusi signifikan dalam menjaga dan melestarikan lingkungan secara jangka panjang,” ucap Cheong.

Nokia memiliki program ponsel daur ulang secara sukarela yang terbesar di seluruh dunia. Vendor asal Finlandia itu telah memulai program daur ulang ini di tahun 1997 di Swedia dan Inggris. Sejak saat itu, Nokia telah memiliki lebih dari 5.000 titik penempatan box daur ulang ponsel dan aksesoris di 85 negara seluruh dunia termasuk Indonesia. Nokia juga telah terlibat di program daur ulang ini dengan para retailers, operator, pabrikan lainnya serta pemerintah lokal di seluruh dunia.

Di Indonesia, Nokia telah menyediakan box daur ulang di 91 Nokia Care Centre untuk memberikan kemudahan kepada konsumen untuk memberikan ponsel dan aksesoris yang sudah tidak terpakai untuk didaur ulang. Jika telah terkumpul, maka akan dikirimkan ke pabrik di Singapura untuk di daur ulang.

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ