VIVAnews - Masyarakat Industri Kreatif TIK Indonesia (MIKTI) menyarankan agar pemerintah meniru pola pembiayaan yang dilakukan oleh Inggris terhadap pengembang konten. Misalnya, dengan memberikan fasilitas pembebasan pembayaran pajak (tax holiday).
“Di Inggris, pengembang konten diberikan tax holiday selama inkubasi, misalnya tiga tahun pertama. Itu patut ditiru untuk memajukan industri konten di Tanah Air,” kata Indra Utoyo, Ketua MIKTI, di Jakarta, Rabu 29 Juli 2009.
Tak hanya itu, Indra juga mengungkapkan, di negara kerajaan tersebut, pengembang konten juga ditawarkan R&D tax credit yang memungkinkan sebagian pajak dikembalikan jika pengembangan usaha rugi.
Di samping meniru pola pengembangan usaha Inggris, pria yang kini juga menjabat CIO di Telkom tersebut juga menyarankan agar pemerintah menyediakan fasilitas dan infrastruktur seperti aplikasi, engine produksi dan perlindungan HAKI. “Ini untuk mendorong para kreator dalam negeri agar mereka gemar berkreasi,” ucap Indra.
“Selain itu, pemerintah juga perlu memfasilitasi akses pasar dan pengembangan komunitas,” ucapnya.