Sains & Teknologi

Pasar Komputer Bisa Kehilangan Momen

Umumnya masa awal masuk sekolah merupakan masa yang menggembirakan bagi industri komputer.

Jum'at, 17 Juli 2009, 18:45 WIB
Muhammad Firman
  (Adri Prastowo)

VIVAnews - Mulai redanya gaung perhelatan politik terbesar di tanah air dipandang sebagai titik tolak pertumbuhan kembali industri komputer nasional. Akan tetapi, suasana menjadi kelabu dengan terjadinya dua ledakan bom yang kembali mengguncang Jakarta pagi ini.

“Sejak beberapa hari terakhir kondisi market sepi. Dari informasi yang kami dapat dari dealer dan reseller, umumnya mereka menyebutkan penjualan memang sepi,” kata Yelita Fusada, Product Manager Intel, Astrindo Senayasa pada VIVAnews, 17 Juli 2009. “Ini dikarenakan suasana politik sebelum dan sesudah pemilu,” ucapnya.

Yelita menyebutkan, bom yang terjadi mungkin bisa memperburuk kondisi. “Padahal, sekarang ini momennya anak-anak baru masuk sekolah,” ucapnya. “Sebelumnya kita mengharapkan bahwa dalam 1-2 minggu ke depan, pasar bisa ramai kembali, dan penjualan komputer meningkat seperti tren yang terjadi di setiap tahun,” ucap Yelita.

Dengan adanya kasus ini, sebut Yelita, kita tidak berani memastikan apa yang akan terjadi di pasar. “Mudah-mudahan pasar segera kembali normal,” ucapnya.

Seperti diketahui, hari ini, Jumat, 17 Juli 2009, dua bom meledak dalam waktu hampir bersamaan di dua hotel yang letaknya berdekatan di Lingkar Mega Kuningan, Jakarta. Pukul 07.40 bom pertama meledak di hotel JW Marriott. Sedangkan bom kedua meledak di Hotel Ritz Carlton, tepatnya pukul 07.42.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ