Sains & Teknologi
Pasar Komputer

Pertumbuhan Pasar Komputer Terancam

Juni kondisi pasar sudah bagus. Juli, saat pemilu penjualan menurun, meski masih normal.

Jum'at, 17 Juli 2009, 18:10 WIB
Muhammad Firman
   

VIVAnews - Industri komputer ataupun teknologi informasi sangat bergantung pada kestabilan politik, ekonomi, dan kurs mata uang. Ledakan yang terjadi di hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton, Lingkar Mega Kuningan, Jakarta pagi ini tentunya jelas bukan kabar gembira bagi pasar.

“Meski data transaksi hari ini, setelah bom terjadi baru dapat diketahui besok pagi, tetapi kejadian seperti ini tentu bisa memukul penjualan,” kata Kurniawan Ku, Product Manager dari Misuco Electronics, salah satu distributor komponen dan perangkat komputer di Indonesia pada VIVAnews, 17 Juli 2009. “Seperti yang sudah-sudah, kasus ledakan bom pasti akan berefek ke perubahan kurs, padahal industri komputer sangat terpengaruh oleh gejolak mata uang,” ucapnya.

Sebelum ini, Kurniawan menyebutkan, kondisi pasar sudah membaik. “Pada bulan Juni, penjualan sangat bagus,” ucapnya. “Bulan Juli, berhubung ada pemilu, penjualan jadi agak melambat. Tetapi masih dalam kategori normal,” ucapnya.

“Adanya ledakan bom tadi bagi memang belum terlihat efeknya secara signifikan terhadap pasar, tetapi bisa dibilang ekonomi Indonesia dihancurkan dalam waktu satu hari. Padahal tadinya ekonomi sudah mulai membaik,” kata Kurniawan. “Apapun alasannya, tidak ada excuse untuk tindakan seperti itu,” ucapnya.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ