VIVAnews - Dua bom meledak dalam waktu hampir bersamaan di dua hotel yang letaknya berdekatan. Jumat, 17 Juli 2009, pukul 07.40 bom pertama meledak di hotel JW Marriott. Sedangkan bom kedua meledak di Hotel Ritz Carlton, tepatnya pukul 07.42.
Ledakan bom yang terjadi di dua hotel di kawasan Lingkar Mega Kuningan, Jakarta itu memicu para pengguna situs jejaring sosial mengupdate informasi di Facebook dan micro blogging populer, Twitter.
Di Twitter, menurut pantauan VIVAnews sekitar pukul 10 pagi ini, tidak sampai 5 menit saja ada 663 tweet yang dikirimkan oleh sejumlah tweetizen. Di topic Jakarta, Ritz-Carlton, dan JW Marriott, nyaris sekitar 60 tweet muncul setiap menit. Rata-rata mengungkapkan kekesalannya pada pelaku peledakan, yang melukai bahkan menewaskan korban, sampai mengancam batalnya penampilan klub sepak bola juara liga Inggris, Manchester United di Stadion Utama Senayan, Jakarta pekan depan.
Di Facebook, mulai dari kalangan dunia pendidikan, pengamat, pelaku IT, sampai selebritis mengecam peledakan bom. Umumnya mereka heran mengapa peledakan bom bisa terjadi lagi, tidak lama setelah pemilihan umum berlangsung, serta mempertanyakan bagaimana bom bisa lolos masuk ke hotel-hotel yang paling ketat pengamanannya.
Apapun alasan pelaku peledakan bom yang bersangkutan, yang pasti ledakan bom mereka juga menghasilkan ledakan informasi di dunia maya.