VIVAnews - Sistem operasi untuk ponsel yang paling dominan di seluruh dunia, Symbian, mulai melebarkan sayapnya untuk terjun ke pasar aplikasi.
Symbian, yang menguasai hampir separuh platform ponsel pintar di seluruh dunia, berencana untuk merilis Horizon, yang akan menjadi publisher bagi aplikasi-aplikasi mobile di platform Symbian.
Tak seperti App Store milik Apple yang hanya menjadi toko bagi beragam aplikasi iPhone dan iPod Touch, Horizon mengambil posisi yang sedikit berbeda.
Ia akan menjadi one-stop terminal bagi para pengembang aplikasi, menerapkan standarisasi terhadap aplikasi yang sedang dikembangkan, melakukan serangkaian pengujian terhadapnya, lalu menjualnya ke berbagai toko aplikasi yang sudah ada.
"Kami memiliki komunitas developer yang terus bertambah. Kami akan mengembangkan mereka dan kami juga punya sejumlah mitra yang memiliki toko aplikasi, untuk menjualnya ke konsumen," ujar Shaun Puckrin, yang mengepalai proyek Horizon, dikutip dari BBC.
Menurut Puckrin, program ini merupakan kombinasi antara turut terjun mengembangkan aplikasi, dengan menjualnya ke toko dengan cara semudah mungkin. Ia menjelaskan, ini juga mempermudah toko-toko aplikasi, untuk mendapatkan aplikasi yang lebih berkualitas.
Langkah Symbian diungkap hanya beberapa saat setelah Apple mengumumkan pencapaian App Store, yang aplikasinya telah diunduh sebanyak 1,5 mililar kali dalam umurnya yang baru setahun.
Ini juga merupakan salah satu upaya untuk lebih fokus memperkuat posisi Symbian, di antara pasar sistem operasi mobile yang semakin banyak.
Menurut analis IDC John Delaney, langkah Symbian merupakan perkembangan alamiah yang terjadi di komunitas teknologi.
"Pada beberapa sisi, ini mirip dengan apa yang terjadi pada industri komputer. Hardware kini menjadi sesuatu yang semakin generik (umum), dan nilai suatu perangkat teknologi kini berada di
softwarenya," ujar Delaney.