Sains & Teknologi
Pembangunan Service Center BlackBerry

RIM Sudah Tunjuk Mitra di Indonesia

RIM tunjuk Teleplan sebagai pengembang untuk membangun kantor perwakilan di Indonesia

Rabu, 15 Juli 2009, 20:19 WIB
Indra Darmawan, Muhammad Chandrataruna
  (VIVAnews)

VIVAnews - Untuk mewujudkan rencana pembangunan kantor perwakilan yang menyediakan purna jual BlackBerry, Research in Motion (RIM) telah menunjuk mitra lokalnya di Indonesia.

Hal itu dikatakan oleh Anggota Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia Heru Sutadi, di kantornya, Menara Ravindo Jakarta, usai menerima kunjungan perwakilan RIM, Rabu 15 Juli 2009. Menurut Heru, RIM  telah menunjuk perusahaan Teleplan sebagai mitranya di Indonesia.

Lokasi kantor Teleplan, kata Heru, terletak di dekat World Trade Center. Tetapi, Teleplan hanya bertindak sebagai pengembang. "Untuk kegiatan operasionalnya, akan dijalankan langsung oleh RIM," ujar Heru.

Sementara service center belum beroperasi, Heru mengatakan, RIM diwajibkan untuk terus mengawasi keluhan konsumennya. Heru berjanji pemerintah juga akan terus elakukan pengawasan terhadap perkembangan kualitas service center, setelah ia diresmikan.

Heru menekankan pemerintah berharap agar kantor layanan purna jual yang akan dibangun 21 Agustus mendatang memiliki kualitas yang baik, setidaknya sama dengan layanan purna jual yang berbasis di Singapura.

Sehingga, bilamana ada perangkat yang rusak dapat segera dibereskan di Indonesua, tanpa harus dikirimkan lagi ke Singapura. "Kami memberi kelonggaran kepada RIM agar service center yang dibangun nantinya harus komplit dan berkualitas baik. Perbaikan perangkat BlackBerry harus dilakukan di Indonesia," ujar Heru.

Bila kerusakan memang cukup parah dan tak mungkin diperbaiki di sini, baru diperbaiki di Kanada. Kendati telah menarik pembekuan terhadap sertifikat Blackberry model yang sudah ada, sementara ini  regulator masih membekukan sertifikat RIM untuk BlackBerry varian baru, seperti Gemini dan yang lainnya.

"Kita akan 'cairkan' setelah pembangunan kantor layanan purna jual dan fasilitas perbaikan di Indonesia sudah terealisasi Agustus mendatang," kata Heru.

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ