Sains & Teknologi

Trafik Data XL pada Pemilu Melonjak

Kenaikan diperkirakan karena banyaknya pelanggan yang memantau perkembangan pemilu.

Jum'at, 10 Juli 2009, 17:36 WIB
Indra Darmawan
  (VIVAnews)

VIVAnews - Pemilu presiden 9 Juli 2009 lalu membuat konsumsi data pelanggan Escelcomindo Pratama (XL) melonjak pesat, yakni hingga 24 persen.

Menurut Manager Public Relations XL Febriati Nadira, angka kenaikan itu bukan angka yang sedikit. Biasanya, trafik data XL yang sebesar 1,45 terabita (TB), meningkat menjadi 1,8 TB, pada saat pemilu. Begitu pula sesi pemakaian data meningkat 7,5 persen, dari 16 juta sesi menjadi 17,2 juta sesi pengaksesan.

Lonjakan trafik data menurut Febriati, sudah mulai terlihat sejak sehari sebelum pemilu berlangsung, yakni sebesar 10,3 persen. Ira tidak menutup kemungkinan, bahwa lonjakan trafik data XL disebabkan meningkatnya pelanggan yang hendak mengakses internet untuk memantau perkembangan pemilu.

"Kami melihat tren peningkatan trafik data ketimbang trafik SMS," ujar Febriati, yang kerap disapa dengan nama Ira, itu kepada VIVAnews, Jumat 10 Juli 2009. Menurut Ira, trafik SMS memang cenderung mengalami penurunan.

Bila pada hari biasa trafik SMS XL adalah sebesar 150 juta, volume itu menurun menjadi hanya 145 SMS di hari pencontrengan.  Tren ini juga bisa dipandang sebagai kecenderungan pelanggan XL, khususnya, di wilayah perkotaan yang mulai mengalihkan kebiasaannya dari menggunakan teks SMS ke penggunaan data.

Apalagi, pelanggan BlackBerry XL juga meroket hingga lebih dari seribu persen sejak layanan ini pertama kali diluncurkan XL. Pada Oktober tahun lalu, pelanggan BB (BlackBerry) kami berjumlah sembilan ribu, sementara pada Juni lalu sudah meningkat hingga sekitar 100 ribu orang.

Tak hanya pelanggan BlackBerry, secara keseluruhan, pelanggan layanan data XL juga mengalami peningkatan hingga 2 kali lipat. Kini, jumlah pelanggan mobile broadband XL termasuk pengguna BlackBerry adalah sebesar 150 ribu.

Namun, saat pemilu, peningkatan tak hanya terjadi pada trafik data, melainkan juga pada percakapan telepon. Bila pada hari biasa terjadi 635 juta panggilan telepon dengan volume pembicaraan sebanya 560 juta menit, saat pemilu jumlah itu meningkat menjadi 680 juta panggilan (naik 7,1 persen) dengan volume 590 juta menit (naik 5,4 persen).



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ