Sains & Teknologi
Game Online

Nusantara Online, MMORPG Cita Rasa Indonesia

Versi awal, game menghadirkan 3 kerajaan utama. Majapahit, Padjajaran, dan Sriwijaya.

Kamis, 25 Juni 2009, 15:50 WIB
Muhammad Firman, Muhammad Chandrataruna
Seorang gamer memainkan Nusantara Online (m.chandrataruna/VIVAnews)

VIVAnews - Melihat besarnya animo gamers tanah air, khususnya terhadap massive multiplayer online role playing game (MMORPG), pihak pengembang game lokal Nusantara Online siap menghadirkan produk MMORPG-nya yang sarat nilai historia Indonesia kuartal empat mendatang.

Pada versi satu nanti, game yang interfacenya menyerupai RYL maupun Ragnarok ini, akan menghadirkan tiga kerajaan utama, yakni Majapahit, Padjajaran, dan Sriwijaya.

“Nantinya setiap tahun akan kami tambahkan tiga kerajaan baru. Pengembangan ini akan terus dilakukan, setidaknya hingga tiap propoinsi di Indonesia diwakili oleh satu kerajaan,” kata Heru Nugroho, Managing Director Nusantara Online, di sela konferensi pers Nusantara Online di Jakarta Convention Center-Senayan, Jakarta, Kamis 25 Juni 2009.

Untuk versi 2 yang akan dirilis tahun depan, pada game yang merupakan 100 persen buatan lokal ini, akan dipersiapkan tambahan kerajaan Samudera Pasai (Aceh), Bedahulu (Bali), dan Gowa.

Sama dengan game sejenisnya, untuk nilai komersialnya, game ini mengandalkan pemasukan dari penjualan perkakas atau item-item yang ada di dalam Nusantara Online, seperti misalnya pakaian, pedang, jubah, dan sebagainya. Harganya kemungkinan besar relatif sama dengan pasar.

Heru mengaku, inisiatifnya dalam mengembangkan game bersarat konten lokal sebagai bentuk keprihatinannya semakin maraknya cerita maupun konten asing yang masuk tak hanya melalui game, tetapi juga media-media seperti buku, majalah, radio sampai televisi.

“Kebanyakan generasi muda sekarang cenderung lebih akrab dengan cerita-cerita dan sejarah negeri lain ketimbang cerita-cerita rakyat dan sejarah bangsanya sendiri,” ucap Heru prihatin.

Berbicara target, dia mengungkapkan, dapat merangkul sejuta active user dalam kurun waktu setahun pertama. Sementara nilai komersialnya, Heru belum enggan memaparkan prediksi pendapatan maupun ARPU-nya sebelum melihat respon pasar.

Sementara ini, Nusantara Online sudah dapat dinikmati pengguna ISP Melsa di Bandung. Agustus mendatang, rencananya Nusantara Online akan terkoneksi dengan Indonesia Internet Exchange (IIX) dan dapat diakses melalui internet. “Namun, secara bisnis game ini baru akan beroperasi penuh pada kuartal empat. Awal-awal boleh dicoba secara gratis,” ucap Heru.

Nusantara Online akan diluncurkan secara resmi besok di sela Pembukaan Pekan Produk Kreatif Indonesia (PPKI), JCC, oleh Presiden Republik Indonesia Soesilo Bambang Yudhoyono.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
reno
25/06/2009
wuhh.., bakal seru, produk buatan lokal sungguh kebanggaan sendiri.., "hidup indonesia"
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ