VIVAnews - Hari ini pameran Indonesian Cellular Show (ICS) dan Festival Komputer Indonesia (FKI) 2009 secara resmi dibuka oleh Dirjen Postel Basuki Yusuf Iskandar di Jakarta Convention Center (JCC) 2009.
Dalam pidatonya, Basuki menyinggung revolusi digital yang menyentuh segala sendi kehupan. Dunia konvensional, kini semuanya telah mengarah ke digitalisasi. "Saat ini, sekitar lima-sepuluh persen aktivitas manusia di dunia adalah dunia maya," kata Basuki, Rabu 10 Juni 2009.
Entah data mana yang dikutip oleh Basuki, namun dari data tersebut, berarti dari 24 jam siklus harian, rata-rata setiap orang sudah menghabiskan sekitar 2,4 jam di dunia maya.
Apakah sekadar chatting, mengunduh dan mengunggah foto, bermain game online, membaca berita online, bersosialisasi di jejaring sosial, dan kegiatan dunia maya lainnya.
Tentu saja, angka 2,4 jam di dunia maya, masih terbilang sedikit bagi para pengguna mobile internet, yang bisa terhubung ke dunia maya setiap saat. Maka tak heran bila kemudian Basuki mengatakan bahwa tren internet ke depan, akan terus berkembang
"Bukan tak mungkin 10 tahun lagi angka itu malah bisa menjadi 30 persen, dan 15 tahun lagi jadi 50 persen," ujar Basuki di depan audiens pembukaan ICS dan FKI 2009 di Merak Room - JCC, Jakarta.
Menurut Basuki, revolusi yang tengah terjadi di seluruh lapisan masyarakat internasional itu, dapat diidentifikasi dari berbagai fenomena.
"Sekarang semua orang sudah mulai terjun ke dunia maya. Hal itu diindikasikan dengan pesatnya pertumbuhan penggunaan layanan data, baik layanan data lewat kabel maupun mobile," ujar Basuki.
Namun, kata Basuki, kesiapan setiap orang untuk menghadapi revolusi tersebut sangat tergantung dengan masing-masing manusianya.
"Mari kita persiapkan dunia maya dengan nilai-nilainya yang tertata, dan persiapkan diri kita untuk masuk ke dunia maya tersebut," kata Basuki. Sebab, menurut Basuki., adalah sebuah keniscayaan, bahwa segala transaksi akan mengarah ke sana.