Sains & Teknologi

AS Segera Beralih ke TV Digital

Perubahan sinyal TV ke digital bertujuan untuk memberi ruang untuk komunikasi darurat.

Senin, 8 Juni 2009, 19:59 WIB
Muhammad Firman, Harriska Farida Adiati
  (gizmodo.com)

VIVAnews - Presiden Barack Obama memperingatkan warga Amerika Serikat (AS) bahwa televisi mereka akan blank jika tidak segera memasang converter box untuk mengganti televisi analog mereka menjadi televisi digital. Transisi dari televisi analog ke televisi digital di AS akan dilakukan pada Jumat, 12 Juni 2009. 

“Saya ingin memperjelas, tidak akan ada lagi penundaan. Saya mendesak tiap orang yang belum siap untuk bertindak hari ini, sehingga kalian tidak akan ketinggalan berita-berita penting dan informasi darurat pada 12 Juni,” kata Obama, seperti dikutip dari Information Week, 8 Juni 2009. Kongres AS sebenarnya memberi mandat pada hampir 1.800 stasiun televisi full-power di AS untuk berganti ke sinyal digital dari analog pada 17 Februari lalu. Sekitar sepertiga dari mereka melakukannya pada saat itu. 

Namun kekhawatiran bahwa sebanyak 20 juta orang sebagian besar berada di bawah garis kemiskinan, orang lanjut usia, dan orang pedalaman, belum siap, maka awal tahun ini para pembuat kebijakan melakukan pemungutan suara untuk menunda transisi selama hampir empat bulan. 

“Jumlah keluarga yang tidak siap menyambut televisi digital sudah berkurang separuh. Namun, beberapa orang masih belum siap,” kata Obama. “Saya menyarankan agar semua warga AS yang sudah siap untuk berbicara dengan teman-teman, keluarga, dan tetangga untuk memastikan bahwa mereka siap sebelum semua terlambat,” kata presiden berkulit hitam pertama di AS ini. 

Perubahan sinyal dari analog ke digital ini bertujuan untuk memberi ruang bagi gelombang udara agar bisa dimanfaatkan sebagai komunikasi darurat bagi kepolisian, petugas pemadan kebakaran, dan pihak tanggap darurat lain. 

Converter box untuk televisi yang kini bergantung pada antena untuk menerima sinyal, berharga antara US$ 40 dan US$ 80. Departemen Perdagangan menawarkan kupon pembelian seharga US$ 40 melalui laman internet resmi mereka.

• VIVAnews
Rating
Komentar
weby
09/06/2009
Di australia juga udah mo mulai tahun depan
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ