VIVAnews - Hal yang cukup mengejutkan di dunia akademis, sebuah universitas di Amerika Serikat meminta mahasiswanya untuk membeli gadget dari vendor tertentu untuk mendukung kegiatan akademik mereka.
Mulai musim gugur tahun ini, mahasiswa bidang jurnalisme di University of Missouri Columbia, diminta untuk membali iPhone atau iPod Touch untuk belajar.
Ini memang terdengar agak janggal, karena permintaan tersebut sepertinya terlalu condong ke Apple ketimbang gadget-gadget sejenis buatan vendor lain.
Tentu saja hal itu memicu protes dari berbagai kalangan. Salah satu mahasiswa yang merasa keberatan dengan permintaan universitasnya segera membuat sebuah group di jejaring sosial Facebook untuk menghimpun rekan-rekan lain untuk melawan kebijakan tersebut.
"Saya kira mahasiswa tak perlu dipaksa untuk membeli sebuah merek tertentu," ujar mahasiswa tadi seperti dikutip dari situs PCWorld.
Menanggapi hal tersebut, Brian Brooks, Dekan bidang jurnalisme di University Missouri mengatakan bahwa himbauan pihak universitas bukan merupakan paksaan. "Oleh karenanya tidak akan ada hukuman (bila himbauan tersebut tidak dilaksanakan mahasiswa- red)," ujar Brooks.
Lebih lanjut, Brooks menjelaskan bahwa himbauan itu dibuat untuk kepentingan mahasiswa yang bersangkutan, misalnya untuk mendengarkan kembali rekaman hasil kuliah.
Selain itu, kata Brooks, kebutuhan ini ditekankan agar mahasiswa dapat mengetahui perkiraan kebutuhan finansial studi di awal. "Bila kita tidak mencantumkan kebutuhan ini, mahasiswa tidak akan bisa memperkirakan pengeluaran (untuk alat pendukung) itu."
Namun, Associate Professor universitas itu Clyde Bentley juga mengaku tak setuju dengan kebijakan tersebut. Ia lebih suka bila universitasnya agar platform agnostic alias tak merekomendasikan sebuah hardware tertentu.
Menurut Bentley, mahasiswa akan menjumpai berbagai macam teknologi selama masa belajar, dan ia lebih suka agar mahasiswa bisa bekerja dengan berbagai macam teknologi yang ada.
"Saya pikir memilih software jauh lebih penting daripada memilih hardware. Band Fleetwood Mac, tetap terdengar bagus baik di player Sony maupun Marantz," katanya.