Sains & Teknologi
Kuartal I 2009

Laba Nokia Anjlok 90 Persen

Anjloknya perolehan laba vendor raksasa itu tidak terlepas dari imbas krisis global.

Jum'at, 17 April 2009, 14:53 WIB
Umi Kalsum, Muhammad Chandrataruna
Nokia 5800 XpressMusic (gearcrave.com)

VIVAnews - Dampak krisis finansial global belum berhenti. Kali ini, Nokia terkena imbasnya. Raksasa vendor terbesar asal Finlandia ini mengalami penurunan laba secara signifikan hingga 90 persen pada kuartal pertama tahun ini.
 
Sebenarnya, di masa-masa awal krisis, banyak pengamat maupun perusahaan yang sudah memprediksi lesunya pasar perangkat bergerak tahun 2009. Krisis ekonomi mengakibatkan konsumer lebih berhati-hati untuk membeli ponsel baru.
 
Pada kuartal pertama, Nokia melaporkan labanya mencapai US$ 161 juta atau setara Rp 1,7 triliun, turun drastis dari tahun sebelumnya yang menyentuh US$ 1,6 miliar atau setara Rp 17,2 triliun di periode yang sama.
 
Nokia melaporkan telah menjual sekitar 93,2 juta unit ponsel sepanjang periode itu, menurun 19 persen pertumbuhan tahun ke tahun (YoY).  Nokia juga memprediksi akan adanya penurunan volume industri hingga 10 persen tahun ini. Namun demikian, raksasa vendor itu tetap berharap adanya stabilitas pasar sesegera mungkin.
 
"Pasar tidak akan menurun lagi secara drastis. Saya sangat berharap ada tanda-tanda menuju stabilitas setelah melalui kuartal pertama ini," kata CEO Nokia Olli-Pekka Kallasvuo, seperti disiarkan InformationWeek yang dikutip VIVAnews, Jumat 17 April 2009.
 
Meskipun mengalami penurunan laba secara drastis, Nokia hingga kini masih memimpin pasar ponsel dunia dengan penguasaan 37 persen pangsa. Tak hanya itu, di koridor ponsel pintar pun sampai hari ini masih dirajainya. BlackBerry, iPhone, maupun HTC, belum mampu menggeser Nokia di posisi puncak.

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ