Sains & Teknologi
Kampanye Gerindra di Jakarta

Prabowo Punya Cara Bayar Hutang Indonesia

Prabowo juga mengkritik cadangan devisa negara yang seharusnya USD 300 miliar.

Selasa, 31 Maret 2009, 20:00 WIB
Siswanto, Muhammad Hasits
Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews - Ketua Dewan Pembina Partai Gerakan Indonesia Raya, Prabowo Subianto, mengatakan mempunyai solusi bagi penyelesaian hutang Indonesia. Caranya, dengan memaksimalkan kekayaan alam Indonesia.

"Karena kami tahu persoalannya. Seperti BUMN harus disehatkan, bukan dijual," kata Prabowo dalam keterangan persnya usai melakukan kampanye di Stadion Gelora Bung Karno Jakarta, Selasa 31 Maret 2009.

Karena itu, Prabowo menginginkan ada perubahan sistem ekonomi di Indonesia. Menurutnya, sistem ekonomi yang berlaku sekarang terbukti tidak mampu mensejahterakan rakyat.

Selain itu, Prabowo juga mengkritik cadangan devisa negara yang seharusnya USD 300 miliar, namun yang tersisa hanya USD 50 miliar."Yang USD 250 miliarnya kemana?" kata dia.

Padahal, dalam keadaan krisis ekonomi sekarang ini cadangan devisa sangat dibutuhkan untuk membantu rakyat. Namun, dengan cadangan devisa USD 50 miliar tidak mampu berbuat apa-apa.

Karena itu, Prabowo menawarkan perubahan dengan merombak sistem ekonomi di Indonesia menjadi sistem ekonomi kerakyatan."Bukan setelah melakukan pinjaman uang, lalu bagi-bagi uang (BLT)," katanya.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ