Sains & Teknologi

2009, RIM Buka 3.000 Lowongan

Tahun 2008 lalu, Research in Motion juga merekrut sebanyak 4.000 orang karyawan baru.

Senin, 16 Maret 2009, 15:34 WIB
Muhammad Firman, Muhammad Chandrataruna
  (madison.k12.ct.us)

VIVAnews - Ketika kebanyakan perusahaan IT dan telekomunikasi memecat sejumlah karyawannya akibat resesi ekonomi global, Research In Motion (RIM) justru sebaliknya. Penyedia layanan data sekaligus vendor perangkat BlackBerry tersebut justru berencana mencari ribuan staf baru tahun ini.

Tentu saja, berita ini menjadi kabar baik bagi mereka yang diberhentikan di kantor sebelumnya dan sedang mencari-cari kesempatan bekerja saat ini.

Dalam keterangan resmi yang VIVAnews kutip dari Canada East, Senin 16 Maret 2009, perusahaan yang berkantor pusat di Ontario-Kanada tersebut akan menambah sekitar 3.000 personil baru sepanjang tahun 2009. Dengan demikian, total karyawan mereka akan menjadi 15.000 personil.

Tahun lalu, RIM telah menampung sekitar 4.000 staf baru. Padahal, vendor jaringan telekomunikasi yang juga berkantor di Ontario, Nortel Networks, memecat 3.200 karyawannya.

“Sekarang memang mudah bagi setiap orang mengatakan untuk lebih berhati-hati serta berhenti berinvestasi,” kata Mike Lazaridis, founder sekaligus Chief Executive Officer RIM. “Padahal sebenarnya ini adalah waktu yang sangat tepat untuk investasi. Bukan hanya peluangnya yang besar, tetapi saat ini sangat banyak sumber daya di luar sana,” ucapnya.

Menurut laporan terbaru Gartner, RIM mencatat pertumbuhan pangsa pasar ponsel melalui perangkat BlackBerry secara pesat hingga 20 persen pada Q4 2009. Di tahun sebelumnya pada periode yang sama RIM juga membuat pertumbuhan gemilang, yakni 10,9 persen.

“Tingkat pertumbuhan pada kuartal lalu jauh lebih cepat dibandingkan apa yang dialami Apple dengan iPhone-nya,” ucap Mike.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ