Sains & Teknologi

Virtualisasi, Obat Manjur di Tengah Krisis

Under-utilization server dan storage selama tiga tahun, setara dengan Rp 1.600 triliun.

Selasa, 24 Februari 2009, 20:48 WIB
Indra Darmawan
  (hp.com)

VIVAnews -- Di tengah krisis finansial global, virtualisasi seperti menjadi kata 'sakti'. Penyedia-penyedia solusi TI berlomba-lomba untuk menyodorkan solusi virtualisasi, tak terkecual Sun Microsystems.

Apalagi, fakta-fakta di lapangan memang mengharuskan perusahaan untuk berpaling pada virtualisasi. Misalnya saja, dari data-data firma riset IDC, yang diungkapkan oleh Sun.

Menurut General Manager Sun Practice dan Evangelist Group dari Sun Microsystems Indonesia, Paul Kristandi, hingga tahun depan, diperkirakan ada lebih dari 41 juta server fisik di seluruh dunia.

Jumlah itu mengalami peningkatan hingga 700 persen, sejak 15 tahun lalu. Padahal, hinggi kini rata-rata penggunaan server dan storage (penyimpanan data) masih lebih kecil dari 10 persen.

"Bila dihitung selama tiga tahun, under-utilization itu bisa dikonversi ke bentuk uang senilai US$ 140 miliar (sekitar Rp 1.600 triliun)," ujar Paul di Jakarta, Selasa 24 Februari 2009.

Hal itu diperparah dengan ongkos-ongkos tambahan dari operasional server yang begitu tinggi, baik ongkos sewa ruangan server, biaya pemeliharaan, dan listrik yang harus ditanggung perusahaan.

Untuk biaya listrik dan sistem pendinginan misalnya. Setiap US$ 1 pengeluaran untuk server, perusahaan harus menyisihkan 50 sen untuk membayar listrik. Diperkirakan, belanja listrik untuk server di semua industri mencapai US$ 29 miliar atau sekitar Rp 345 triliun.

"Oleh karena itulah virtualisasi diperlukan," kata Paul. Dengan virtualisasi, perusahaan tak perlu melakukan investasi tambahan, karena virtualisasi pada dasarnya merupakan optimalisasi server atau infrastruktur yang telah ada.

Senada dengannya, Wibisono Gumulya, Presiden Direktur Sun Microsystems Indonesia. "Di pasar yang semakin kompetitif, perusahaan mencari solusi untuk mengurangi anggaran, tapi ingin tetap memberikan hasil kinerja yang tinggi."

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ