Mobile-8 Telecom hari ini mengumumkan kerja samanya dengan produsen ponsel nomor satu sementara di dunia, Nokia, dengan meluncurkan ponsel bundling Fren-Nokia 2505. Dalam ponsel tersebut, Mobile-8 juga menyuguhkan layanan teranyar, b-live, sebuah layanan data nirkabel berbasis solusi teknologi BREW.
Layanan yang tidak hanya dapat dinikmati oleh pengguna Fren Prabayar tetapi juga pelanggan Fren Pascabayar meliputi beragam aplikasi seperti b-fun, menawarkan aplikasi-aplikasi game seperti Sudoku, Catur Jawa, dan b-updated, menawarkan berita dan info terkini tentang gaya
hidup dari cosmopolitan.com, berita Hai, dan beberapa portal berita online, serta aplikasi-aplikasi lainnya, seperti kamus Bahasa Inggris, horoskop, dan ribuan nada dering.
Semua layanan tersebut dipasarkan dalam ponsel bundling Fren-Nokia 2505, ponsel berdesain clamshell yang dinobatkan Nokia sebagai ponsel CDMA yang paling laku di pasar. Ponsel bundling ini dibanderol seharga Rp835.000 per unitnya.
"Beragam aplikasi menarik dalam b-live dapat dinikmati hanya dengan menekan satu tombol saja, One-Click Entertainment," kata Susanto Susilo, Direktur Penjualan dan Pemasaran Mobile-8, di sela-sela konferensi pers kerja sama antara Mobile-8 dan Nokia, di Jakarta, Kamis 16 Oktober 2008.
"Kami berharap minat tinggi masyarakat terhadap ponsel Nokia 2505 dapat mendukung peningkatan pemanfaatan layanan b-live dengan harga yang terjangkau," imbuhnya.
Dalam sebuah paket bundling Fren-Nokia 2505, seorang pengguna berhak mendapat beragam fasilitas cuma-cuma, di antaranya, gratis satu starter-pack Fren Rp10.000, gratis menikmati layanan Frentetan Gratizan, gratis menikmati b-updated selama sebulan, gratis nada tunggu RingGo selama sebulan, dan kupon belanja hingga 20 persen di outlet-outlet Esprit, Pierre Cardin, Puma Time, dan Carerra.
Kerja sama dengan Nokia hari ini diharapkan dapat sedikit mendongkrak kembali pendapatan Mobile-8 yang anjlok pada semester I 2008. Mobile-8 dilaporkan membukukan kerugian bersih pada semester I 2008 sebesar Rp99,8 miliar, anjlok sekitar 325% dibanding posisi semester I 2007 yang masih membukukan laba bersih sebesar Rp 44,353 miliar.