Sains & Teknologi
Situs Jejaring Sosial

Ketentuan Baru Facebook Menuai Protes

Informasi yang ditinggalkan user yang menghapus account Facebooknya jadi milik Facebook.

Rabu, 18 Februari 2009, 10:36 WIB
Muhammad Firman, Muhammad Chandrataruna
  (facebook.com)

VIVAnews - Raksasa jejaring sosial online Facebook baru-baru ini memperbarui isi dari syarat dan ketentuan (terms of use) penggunanya. Tetapi, ketentuan baru tersebut justru menuai protes banyak pihak. Pasalnya, siapapun yang menghapus account Facebooknya, maka Facebook mengklaim berhak atas penggunaan informasi yang ditinggalkan user tersebut. Adapun informasi yang menjadi hak milik Facebook meliputi posting, pesan, foto, dan sebagainya.

Ketentuan ini menuai banyak protes karena tak sedikit pengguna yang mengkhawatirkan adanya penyalahgunaan informasi pribadi mereka oleh pihak Facebook untuk tujuan tertentu.

Menanggapi hal ini, dalam blog resminya, Mark Zuckerberg, Chief Executive Officer Facebook angkat bicara. Dia mengklarifikasi bahwa Facebook tak menghapus sejumlah informasi tersebut agar teman-temannya tetap bisa memiliki posting, foto, dan materi lainnya meskipun pemiliknya sudah menghapus account Facebook.

“Di dalam dunia nyata, kami tidak akan membagi informasi Anda bila Anda tidak menghendakinya,” kata Zuckerberg dalam pernyataannya, yang VIVAnews kutip dari blog resmi Facebook. “Kami akan menjaga kepercayaan user untuk menaruh segala macam informasi supaya Facebook tetap bekerja sebagaimana mestinya," ucapnya.

Lebih lanjut, Zuckerberg menekankan, inisiatif Facebook memperbaharui ketentuan ini hanyalah untuk membuat komunikasi antar-user tetap jelas dan tak dibatasi dengan non-aktifnya sebuah account Facebook. “Tujuan kami hanya menjaga komunikasi dan pertukaran informasi antar individu tetap jelas di lingkungan yang terpercaya,” ucap Zuckerberg.

Zuckerberg juga menyatakan bahwa ketentuan baru ini seharusnya tidak perlu mendapat kecaman banyak pihak. Karena sebelum ketentuan ini diberlakukan, Facebook akan meminta persetujuan dari tiap-tiap user.

“Facebook memberi kebebasan penuh kepada usernya. Tiap user boleh membatasi informasi mereka hanya bisa diakses ke orang-orang tertentu. Mereka juga berhak memindahkan informasi dan foto mereka ke layanan lain di luar Facebook kapan saja mereka mau,” ujar Zuckerberg.

• VIVAnews
Rating
Komentar
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ