Sains & Teknologi

Siapa Pengakses Internet di Indonesia

Mayoritas berpenghasilan di bawah US$500/ bulan. Mayoritas usia 24-40 tahun. Apalagi?

Kamis, 23 Februari 2012, 14:53 WIB
Arfi Bambani Amri
Menikmati akses internet dari wi fi di taman kota (Antara/ Eric Ireng)

VIVAnews - Indonesia memiliki populasi besar pengakses internet. Di jagat media sosial, Indonesia dikenal sebagai salah satu yang paling aktif sejagat.

Effective Measure, sebuah lembaga pencatat traffic internet, menemukan sejumlah keunikan pengakses internet dari Indonesia. Menurut lembaga yang berbasis Melbourne, Australia, itu, pengakses internet di Indonesia mayoritas berumur 25 sampai 30 tahun, yakni sekitar 25 persen.

Robin Muliady, Senior Business Development Manager Effective Measure-Indonesia, mencatat selama bulan Januari 2012, terdapat 36 juta unique browser di Indonesia. Dari jumlah itu, 10,3 persen diakses dari mobile phone.

"Sebagian besar pengakses adalah pria, 70,95 persen," kata Robin dalam presentasi dalam Annual Meeting Media Online yang digelar Aliansi Jurnalis Independen di Hotel Le Meridien, Jakarta, Kamis 23 Februari 2012.

Kemudian 38,93 persen pengakses berpenghasilan kurang dari US$500 per bulan, 16,2 persen berpenghasilan antara US$501 sampai US$1.000. Kemudian 12,7 persen tak mau menyebutkan penghasilannya.

Dari segi usia, pengakses terbanyak dari usia 25-30 tahun (25,88%), 21-24 tahun (16,17%), 35-40 tahun (15,5%) dan 31-34 tahun (14,72 persen.

Kemudian 67 persen pengakses berpendidikan sarjana, kemudian diikuti sekolah menengah atas (20,8%), dan sarjana strata 2 ke atas (10,18%).

Kemudian 50,48 persen telah menikah, yang lajang 44,68 persen, dan 1,64 persen bercerai.

Di Asia Tenggara, Indonesia juga juara dalam hal mengakses melalui mobile phone. Dari 100 persen pengakses, 65 persen menggunakan mobile phone. Di posisi berikutnya Singapura (64%) dan Thailand (46,8%).

Indonesia dikenal sebagai pengakses internet yang paling getol mencari informasi. Dari 100 persen pengakses, 67 persen merupakan pencari informasi. Sementara Filipina 66,77 persen dan Malaysia 64,53 persen.

Soal pencarian informasi ini, angka pertumbuhan pengakses untuk media berita lokal mencapai 20,56 persen, sementara untuk media berbahasa Inggris 18,35 persen. Untuk Januari, Effective Measure menemukan ada 6.915.360 unique browsing untuk media berita.

Indonesia juga juara dalam hal mengakses melalui mobile phone. Dari 100 persen pengakses, 65 persen menggunakan mobile phone. Di posisi berikutnya Singapura (64%) dan Thailand (46,8%).

Lalu apa konten yang paling banyak diakses di Indonesia? Pada Januari 2012, Effective Measure mencatat sebagai berikut:
1.   Hiburan
2.   Gaya hidup
3.   Teknologi
4.   Forum/Blog
5.   Travel
6.   Bisnis
7.   Olahraga
8.   Sepakbola
9.   Kesehatan & Kecantikan
10. Otomotif

 

 



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
binang.naufal
24/02/2012
ada 11....tp yq 1 diblokir.....wkwkwk
Balas   • Laporkan
data itu diambil melalui survey onlin...di janjikan di beri hadiah ...ternyata untuk mencari data seperti itu...dan hadiahnya yang melalui poin cuma bulshit tok........
Balas   • Laporkan
asalamina
24/02/2012
kurang om 11. bokep wkwkwkwkwkwk
Balas   • Laporkan
cweautomet | 24/02/2012 | Laporkan
wkwkwkwkwk betul
mickymouse
24/02/2012
INTERNET DI INDONESIA LEMOTTT ABISSS, BEDA AMA DISINI DI EROPA.
Balas   • Laporkan
asalamina | 24/02/2012 | Laporkan
mbahmu......cepat/lambat itu relatif.
sgayodhkayen
23/02/2012
Aku Mah lebih dari 14 jam per minggu bisa 2 kali lipatnya malah. dalam ber internet ria.
Balas   • Laporkan
sgayodhkayen
23/02/2012
Yah itu emang benar. aku saja waktu masih single, waktu istirahatku waktu di rumah setelah pulang kerja/saat libur Hampir selalu saya habiskan di depan komputer. dan online sampe jam 1 ato jam 2 pagi. meskipun paginya harus kerja. Maklum.
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ