Sains & Teknologi

NASA 'Berpaling' dari Mars

Minimnya keuangan memaksa NASA harus memilih planet mana yang akan dieksplorasi.

Minggu, 12 Februari 2012, 06:41 WIB
Sandy Adam Mahaputra, Ita Lismawati F. Malau
Misi ke planet Mars (nasa)

VIVAnews - Badan Antariksa Amerika Serikat, NASA, menghentikan eksplorasi di Planet Mars menyusul minimnya keuangan. Kebijakan ini bagian dari pengurangan eksplorasi di planet-planet lainnya.

Dilansir harian Daily Mail, Sabtu 11 Februari  2012, minimnya keuangan memaksa NASA harus memilih planet mana yang akan dieksplorasi. Seperti planet tetangga atau planet-planet yang nun jauh dari Bima Sakti.

Minimnya keuangan disumbang juga dari pembelian teleskop baru yang melebihianggaran. Akibatnya, NASA pun berpaling dari Mars.

Keputusan NASA ini disambut penyesalan dari mantan Kepala Ilmu Pengetahuan NASA Edward Weiler. Menurutnya, kebijakan ini irasional. "Dan tidak dapat dibenarkan," kata Weiler yang September tahun lalu masih menjabat sebagai administrator asosiasi NASA di bidang Ilmu Pengetahuan.

"Kita adalah satu-satunya negara yang mampu mendemonstrasikan pendaratan di planet yang kemudian diberi nama Mars. Ini masalah prestise nasional," kata dia.

Dua ilmuwan mengungkapkan anggaran NASA tahun 2013 yang sebenarnya akan dirilis pekan depan. Dalam dokumen anggaran itu, NASA mengeliminasi misi gabungan untuk mengeksplorasi Mars tahun 2016 dan 2018. NASA sebelumnya sudah menyanggupi membayar US$1,4 miliar untuk misi tersebut.

Namun, NASA tidak menghapus semua misi soal Mars karena beberapa masih berlanjut meski tidak ada kepastian masa depan penerbangan ke planet merah itu.

Dua ilmuwan ini juga mengungkapkan pemotongan eksplorasi Mars itu bagian dari penghematan US$300 juta dari total anggaran US$1,5 miliar anggaran untuk ilmu pengetahuan planet NASA. (umi)



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
rezoker
13/02/2012
lanjutkan
Balas   • Laporkan
plungkie
12/02/2012
AS memang dalam posisi merosot terus. Setelah sebelumnya berhenti menerbangkan space shuttle dan tidak punya lagi pesawat antariksa untuk membawa astronot, sekarang misi-misi tak berawak pun dipangkas dananya. Dalam 10 tahun AS akan disalip negara lain.
Balas   • Laporkan
tai_katak | 12/02/2012 | Laporkan
ayo obama mnta dana ke dpr?????????
tanpabeban
12/02/2012
sudah lah sok explorasi mars... ke bulan lagi dong kalo emang "PERNAH" kesana... moso dari tahun 1969 sampe sekarang ga bisa ngulang.... harusnya sudah biasa & ada wisata-nya tuh ke bulan...(kalo emang bener)...
Balas   • Laporkan
sandiuchiha | 12/02/2012 | Laporkan
Dananya dari mana....boss... wkokoko..... enak kalo cuma bacod doang...
cahyanapurnama
12/02/2012
Orang Jawa akan bilang bhw hal ini sama seperti "gegedhen empyak kurang cagak" yg senada dgn ungkapan "besar pasak daripada tiang" - walaupun dikembangkan dgn dalih "prestise & prestasi nasional" - sdngkan kegunaan praktis bagi kehidupan masa kini tdk ada
Balas   • Laporkan
sentrocampo | 12/02/2012 | Laporkan
kegunaan praktis bagi kehidupan masa kini didapat dari pengembangan riset masa lalu, kegunaan praktis bagi kehidupan masa depan di kembangkan dari hasil riset masa kini, Tidak ada yang mubazir, Otak anda kecil
jkrik
12/02/2012
sampai manapuh gak bakalan nemu planet yg seindah BUMI.
Balas   • Laporkan
tai_katak | 12/02/2012 | Laporkan
pstilah mana ada org mau ngaku tdk secantik istri saya. inikan tjuannya juga utk kmnsiaan jauh2 kdpan.
noroyono
12/02/2012
bukti keterpurukan sebuah negara adi daya,,,,,, semoga ada negara baru yg bisa menggantikannya.
Balas   • Laporkan
hanyeq
12/02/2012
**
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ