Sains & Teknologi
Tim Bencana Katastropik Purba

Bukan Pencarian Piramida dan Harta Karun

Dengan melakukan penelitian di Sadahurip, banyak yang mengira tim mencari piramida.

Selasa, 7 Februari 2012, 18:51 WIB
Bayu Galih
Gunung Sadahurip, Garut. (VIVAnews/ Ahmad Rizaluddin)

VIVAnews - Banyak perdebatan seputar penelitian yang dilakukan Tim Bencana Katastropik Purba, yang difasilitasi Staf Khusus Presiden bidang Bantuan Sosial dan Bencana Alam, Andi Arief. Banyak yang salah sangka dengan mengira tim itu mencari piramida, bahkan harta karun.

Anggota tim yang juga Ahli Gempa dari LIPI, Danny Hilman, kemudian menjelaskan bahwa tim ini terbentuk untuk mengetahui siklus bencana, yang juga terjadi di masa lalu. Karena itu sebuah kewajaran jika kemudian tim peneliti ini juga melakukan penelitian terhadap peradaban kuno, yang diduga banyak yang ikut terhempas bencana.

Danny menuturkan, tim berusaha meneliti keterkaitan bencana dan peradaban. Mulai dari meneliti kemungkinan musnahnya suatu peradaban karena bencana, hingga mencari tahu kearifan lokal masyarakat masa lalu dalam menghadapi bencana.

"Peradaban berkembang pelan-pelan. Tapi kemudian ada yang dihajar bencana," ucap Danny Hilman.

Sejumlah pembabakan sejarah di Indonesia kemudian memunculkan sejumlah kecurigaan. MIsalnya saja peristiwa tsunami yang terjadi di sekitar tahun 1390-an dan 1450-an. 

"Saat itu ada istilah 'Ieu Beuna' yang berarti air bah besar. Mungkin juga bencana yang menyebabkan terputusnya sejarah Pasai dan Kerajaan (pimpinan) Iskandar Muda," ucap Danny Hilman.

Selain itu, Danny melanjutkan, di Aceh pun belum diketahui mengenai hilangnya kerajaan kuno dari masa Pra-Islam.

Danny memberikan contoh lain, peninggalan dari situs Batujaya di Karawang kemungkinan terkait peristiwa letusan Krakatau Purba yang terjadi tahun 416. Ada kemungkinan peradaban di Batujaya 'menghilang' akibat letusan dan tsunami purba. "Karena ditemukan pasir pantai di bawah candi-candi Batujaya," ucap Danny.

Tim Bencana Katastropik Purba percaya bahwa peradaban Indonesia di masa lalu terbilang tinggi. Bahkan, mengutip Raffles, kerajaan-kerajaan di Sumatra dan Jawa merupakan kemunduran dari kejayaan dari masa sebelumnya.

"Raffles mengatakan 'Masyarakat Sumatra, seperti halnya di Jawa, sedang mengalami kemunduran yang terus menerus dari masa kejayaan para leluhurnya yang gilang gemilang'," tutur Danny.

Karena itu tim membantah rumor yang menyebutkan penelitian ini dimaksudkan sebagai pencarian piramid, apalagi pencarian harta karun.

"Piramida, itu terlalu awal," kata anggota tim lain yang juga ahli geologi ITB, Andang Bachtiar.

""Bagaimana kami mendapatkan kearifan masa lalu, itulah harta karun bagi kami," lanjut Andang. (sj)



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
iron maiden
23/02/2012
intinya mau menjilat sby
Balas   • Laporkan
koko_classic
14/02/2012
Klo mau menghakimi tunggu sampai pada hasil akhir, benar atau salah setelah ada penelitian lebih lanjut. Jadi kita tunggu saja.....
Balas   • Laporkan
iron maiden | 22/02/2012 | Laporkan
kalau ada piramida, pasti sdh dari dulu kala ditemukan oleh penjajah belanda, spt mereka menemukan kembali borobudur yg terpendam
bahasyir
09/02/2012
Salah satu network tim ini adalah kelompok "arkeolog" amatiran yang bernama turangga seta. Info perihal piramid diperoleh kelompok ini berdasarkan "konsultasi" dengan leluhur dengan media kemenyan. Tim bentukan SBY dekat dengan perklenikan!
Balas   • Laporkan
tahta99 | 14/02/2012 | Laporkan
klau orang arab yg percaya klenik sah2x saja..tapi klau org indonesia nggak boleh.. dikadalin ama arab kok mau aja..kenyataannya klenik itu memang ada dan islam tak menafikannya..
joeco | 13/02/2012 | Laporkan
setuju... masih percaya dunia klenik..bah.. mau jadi apa Indonesia ini???
dagolz | 09/02/2012 | Laporkan
Ente gak tahu sejarah ya, Hitler itu punya divisi paranormal untuk kejayaannya menguasai dunia, orang bule aja film-filmnya sekarang berbau klenik.
akhnaton
09/02/2012
truskan usahamu pak hilman saya dukung! tnda akhir jaman akan muncul, binatang dabbah dari bwah tnah (fakta sjarah yg tersmbunyi) akan muncul dia akan mnunjukan kpd kita smua mana yg bnar mana yg slah... dunia arkeologi akan terguncang!
Balas   • Laporkan
asalamina
07/02/2012
ada benarnya juga ya......kebetulan ane warga sumsel disini dulu pernah ada kerajaan sriwijaya yg sangat megah, tapi dimana letak kraton/peninggalan2nya kok pada hilang ditelan bumi
Balas   • Laporkan
kun19 | 07/02/2012 | Laporkan
Sepertinya ada dijambi deh... peninggalannya!
setiyo_mdr
07/02/2012
Semoga dari penelitian tsb dapat memperjelas peradaban purba di Indonesia dan dapat diambil manfaatnya untuk memetakan bencana katastropik dimasa mendatang.
Balas   • Laporkan
cuma_rakyat | 07/02/2012 | Laporkan
komentar yg sangat bijak...saya setuju
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ