Sains & Teknologi

Planet Ini Sangat Mirip dengan Bumi

Planet ini disebut kandidat terbaik mirip bumi.

Jum'at, 3 Februari 2012, 09:50 WIB
Ita Lismawati F. Malau
Ilustrasi planet (nasa.gov)

VIVANews - Para astronot tak hentinya mencari planet baru yang bisa dihuni manusia. Dan secercah harapan itu muncul saat sekelompok astronot menemukan sebuah planet. Dari penelitian awal, planet ini sangat berpeluang dihuni manusia. Sebab dia mirip bumi.

Dikutip dari laman Dailymail, planet yang terdeteksi lewat teleskop dari bumi itu, berbatu seperti laiknya bumi yang kita huni ini. Selain itu, dia juga mengorbit dengan 'zona hunian' dengan suhu yang cocok untuk keberadaan air di permukaan. Suhu permukaan bisa jadi mirip bumi.

"Planet baru ini kandidat terbaik yang menyediakan air, dan mungkin kehidupan," kata pemimpin penelitian ini, Guillem Anglada-Escudé.

Planet yang terdeteksi teleskop di European Southern Observatory ini memiliki bobot 4,5 kali bumi dan mengorbit pada satu bintang yang disebut GJ 667C dengan jarak 22 tahun cahaya dari bumi. Dalam konteks galaksi, dia tetangga kita.

Dikutip dari laman Telegraph, planet ini mengorbit pada bintangnya dengan periode 28,15 hari, hampir sama dengan bumi kepada matahari. Planet ini dinamai GJ 667Cc.

"Planet ini mengorbit di sistem tiga bintang. Tapi dua lainnya sangat jauh. Tapi, keduanya akan terlihat cantik di langit," kata  Steven Vogt, seorang profesor astronomi. Dua bintang lainnya hanyalah bintang kerdil berwarna oranye. Ada tiga planet yang mengorbit dekat bintang ini.

Selain itu, bintang ini memiliki susunan kimia yang berbeda dengan matahari dengan kandungan elemen berberat jenis lebih besar dari helium seperti besi, karbon, dan silikon. Keberadaan planet terbaru ini, menunjukkan bahwa galaksi kita penuh dengan miliaran planet berbatu yang berpotensi untuk dihuni manusia.

"Dengan kemunculan instrumen-instrumen generasi baru, ilmuwan dimampukan untuk meneliti bintang-bintang kerdil dengan planet-planetnya dan akhirnya menemukan tanda-tanda kehidupan di sana," tambah Anglada-Escudé.

GJ 667C sudah diketahui memiliki planet besar dekatnya tapi tidak pernah dipublikasikan. Saking dekatnya dengan bintang, planet itu diduga bersuhu terlalu panas untuk keberadaan air. Studi ini baru saja dimulai untuk mencari parameter orbital planet yang disebut super Bumi ini. Dia mengorbit dengan periode 75 hari.

Tim peneliti kemudian menemukan sinyal jelas mengenai keberadaan planet baru lainnya.

Sebelumnya, Teleskop Kepler menemukan lebih dari seratus planet yang besarnya seukuran Bumi. Penemuan tersebut terjadi pada 2010 setelah Kepler memindai langit untuk menemukan keberadaan planet yang mengorbit bintang.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
reinanta
13/02/2012
boro" mau kesana... saat ini saja kec kendaraan belum ada yang secepat cahaya... maka... daripada sibuk nyari kembaran bumi yang lain... buat dulu kendaraan dengan kec cahaya... coz jarak yang bkal ditempuh bakalan seperti yang telah diutarakan..
Balas   • Laporkan
indr4
07/02/2012
tidak akan ada manusia yang bisa kesana
Balas   • Laporkan
wiznu.terate
04/02/2012
berarti itu foto planet tsb 22 thn yang lalu kan ?
Balas   • Laporkan
ezanations | 12/02/2012 | Laporkan
bener kata wisnu donk,brarti klo fotonya di ambil thn 2012,brarti itu foto kondisi th 1990.
romaslutfi | 04/02/2012 | Laporkan
Ya buka, maksudnya kalo kita ke planet itu dengan kecepatan cahaya(300.000 km/detik) itu mencapai 22 tahun..., berarti kalo planet bintangnya udah meledak 20 tahun yang lalu, masih bisa dilihat selama 2 tahun lagi, itu menurut saya, hehe...
taalimh
04/02/2012
kalau bumi udah tua,bearti kalau ada planet lain,saudaranya bumi donk.jadi sama2 tua wkwkwkwwk
Balas   • Laporkan
cwgultoem11
04/02/2012
gg ada orang Yg dapat menjadi seperti mereka tidak satu pun termasuk d Indonesi ini d Indonesi Orang hanYa pintar menjadi koruptor
Balas   • Laporkan
odievandeboss
03/02/2012
sepertinya tidak ada planet selain bumi yang bisa dihuni manusia..karena dalam Al Qur'an tidak dijelaskan planet selain bumi yang dpt dihuni manusia... Wallahu'alam..
Balas   • Laporkan
in.finity | 04/02/2012 | Laporkan
Alangkah mubazirnya alam semesta yg maha luas ini jika hanya ada satu kehidupan. Mohon bedakan juga kata HIDUP dan KEHIDUPAN.
dhe2n74 | 03/02/2012 | Laporkan
Sedaun kelor berkomentar...
neosack
03/02/2012
Manusia akan selalu berkembang wlaupun cpat atou lambat :)
Balas   • Laporkan
triescky.iyunk.uyabs.bayu
03/02/2012
Berapa kali pake angkot ya
Balas   • Laporkan
pepitocikitho
03/02/2012
22 Tahun cahaya... Satu kata... JAUH...
Balas   • Laporkan
dutamulia
03/02/2012
22 tahun cahaya? nyampe sananya kapan? itu duit buat perbaikin bumi aja, gausa research aneh2.
Balas   • Laporkan
neosack | 03/02/2012 | Laporkan
gmna cara perbaiki bumi?? bumi ini uda tua dan harun kita cari pengganti nya. sama seperti barang elektronik wlaupun udah di betulin tpi psti ada cacat nya :)
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ