Sains & Teknologi

Ilmuwan Rusia: Ada Tanda Kehidupan di Venus

Foto Venus menguak obyek serupa "cakram (disk)", "sirip hitam", dan "kalajengking".

Senin, 23 Januari 2012, 13:58 WIB
Elin Yunita Kristanti
Planet Venus (www.jatobservatory.org)

VIVAnews -- Rusia boleh gagal meluncurkan satelit Phobos-Ground, yang dirancang ke salah satu bulan Planet Mars, Phobos. Namun, para ilmuwannya melakukan lompatan yang sangat jauh: mengklaim memiliki bukti kehidupan di Planet Venus, tetangga Bumi yang jauh lebih dekat dengan Matahari.

Sebuah artikel yang dipublikasikan majalah Riset Tata Surya (Solar System Research) menyebut, ilmuwan menemukan sejumlah obyek yang serupa dengan mahluk hidup di Bumi. Temuan itu diperoleh dari foto yang dalam misi Venus tahun 1982.

Leonid Ksanfomaliti dari Academy of Sciences, Institut Penelitian Angkasa Luar Rusia mempublikasikan hasil penelitian yang diambil satelit tanpa awak Rusia, Venus-13.

Foto-foto menampilkan sejumlah obyek yang menurut Ksanfomaliti, serupa "cakram (disk)", "sirip hitam", dan "kalajengking". "Benda-benda itu muncul, turun naik, dan menghilang," kata ilmuwan, merujuk ke lokasi mereka yang berubah pada foto yang berbeda dan jejak di tanah, seperti dimuat situs Rusia, RIA Novosti.

"Bagaimana jika saat ini kita melupakan teori bahwa, tak mungkin ada kehidupan di Venus. Kami menyarankan, fitur morfologis pada obyek-obyek itu bisa membuat kita berpendapat sebaliknya, ada mahluk hidup di sana," kata Ksanfomaliti.

Untuk diketahui, hingga saat ini belum ada satupun data, bahwa ada kehidupan di Venus, di mana temperatur permukaan mencapai 464 derajat Celcius.

Penelitian lain telah menyarankan bahwa air cair mungkin pernah menutupi Venus, tapi konsensus ilmiah menunjukkan bahwa tidak ada lautan di sana selama minimal 2 miliar tahun.

Sementara, seperti dimuat The Daily Caller, ukuran Venus hampir sama dengan Bumi, namun ia memiliki atmosfer tebal yang didominasi karbon dioksida. Dengan tekanan atmosfer 92 kali dari Bumi.

Venus tak punya air, dengan permukaan mirip kontur banyak gunung berapi. Planet ini tak pernah masuk daftar para ilmuwan untuk menemukan kehidupan lain di luar Bumi.

Untuk planet tetangga Bumi, bukan ekstrasolar, peneliti lebih tertarik untuk menyelidiki kemungkinan adanya kehidupan di Planet Mars atau Titan, satelit Planet Saturnus. Atau setidaknya mengincar mereka sebagai 'koloni' manusia, jika suatu ketika, Bumi tak lagi bisa menopang kehidupan.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
agusdidong
16/02/2012
nggak sanggup pergi, ya lihat tayangan langsung kesebelasan Persija lawan kesebelasan Venus ...
Balas   • Laporkan
ersat
28/01/2012
jadi inget peristiwa manusia pertama ke bulan neil amstrong dengani 'selamat' org jawa tengah. Ternyata itu bohongan. Mana ada dibulan bendera bisa berkibar. Itumah di padang gurun nevada. Buktinya kaga ada pengakuan langsung si neil amstrong / si selamat
Balas   • Laporkan
dalbong | 04/03/2012 | Laporkan
ruang hampa=d dlm air yg tenang!! cb ente nyelem k air gan,,trs bwa bndera ma tiang'a yg brbentuk 'L' trbalik trs pasang bndera'a d tiang lalu gerak"in bndera'a. serupa brkibar kna angin kan?? slnjut'a mkir sndri
iron maiden | 24/02/2012 | Laporkan
si ersat ini keblinger dgn teori2 konspirasi, sehingga otaknya menumpul
sentrocampo | 31/01/2012 | Laporkan
Benderanya dipasang dengan memakai dua tiang besi vertikal dan horizontal, kira2 seperti huruf L terbalik, otak orang Amerika sudah memikirkan bagaimana bendera ini bisa berkibar diruang hampa udara, itu hal kuecil bagi mereka, otak anda tidak bakalan sam
taalimh
23/01/2012
sampai kapanpun kehidupan hanya terjadi di bumi....seandainya ada, siapa yang mau pergi kesana.ga bisa pulang kampung
Balas   • Laporkan
hack92 | 23/01/2012 | Laporkan
jiaaahhhh,,,,,clo jutaan orang maw kesana buka jasa angkot jalur Bumi-Mars aje nih,,,pasti bakal laku...ahihihi,,
abiii | 23/01/2012 | Laporkan
@sentrocampo " d amerika sekarang telah membuka tour ke luar angkasa dengan ongkos milyaran bahkan triunan rp" apa lo sanggup k sana ?? jangankan pulangnya perginya aja ga bakalan sanggup" klo ngomong jangan ngawur!!!
cimble | 23/01/2012 | Laporkan
ndesoooooo
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ