Sains & Teknologi

Batu Ini Lebih Mahal 10x dari Emas

Desember lalu, bebatuan asal Mars ditemukan di Maroko. Batu paling besar berbobot 0,9 kg.

Rabu, 18 Januari 2012, 10:13 WIB
Ita Lismawati F. Malau
Meteorit Mars yang ditemukan di Maroko (Dailymail)

VIVAnews - Ilmuwan mengonfirmasi temuan 15 pound atau sekitar 6,8 kilogram bebatuan meteorit yang jatuh di Maroko, Juli lalu, berasal dari planet Mars. Batu-batu ini diperkirakan bernilai 10 kali lebih berharga dibanding emas.

Sejauh ini, hanya lima kali meteroit asal Mars yang dilihat manusia sampai ke bumi. Kebanyakan, meteor-meteor yang menghujani planet kita, habis bergesekan dengan atmosfer.

Meteorit Mars terakhir ditemukan pada 1962, di mana meteorit tersebut baru saja jatuh sehingga belum terkontaminasi dengan zat-zat kimia bumi. Menurut ilmuwan, bebatuan yang ditemukan di Maroko Desember itu juga masih murni.

Menurut ilmuwan, bebatuan ini bisa jadi bukti krusial dalam pencarian manusia akan kehidupan di Mars. Bola berpendar itu sebenarnya sudah terlihat sejak enam bulan lalu di langit. Namun, batunya baru ditemukan di tanah Desember lalu di Afrika bagian utara.

Meteor

Ilmuwan dan kolektor meteorit sangat senang karena batu-batu ini cukup besar. Sebuah komite khusus meteorit, termasuk di dalamnya pakar dari NASA, mengonfirmasi hasil penelitian mereka, Selasa lalu.

Mereka mensertifikasi bahwa batu-batu yang dikumpulkan seberat 6,8 kg itu berasal dari Mars. Batu terbesar berbobot 0,9 kilogram.

Sampel baru ini ada di tangan penjual. Sebelum sertifikasi resmi keluar, ilmuwan NASA, penggiat museum, dan univesitas berlomba untuk membeli bebatuan ini.

"Ini sampel gratis dari Mars, hanya itu. Tapi anda harus membayar dealer untuk itu," kata pakar meteorit asal University of Alberta, Chris Herd. Dialah yang memimpin komite khusus yang memberikan sertifikasi untuk meteorit Maroko tersebut.

Dia sudah membeli sepotong meteroit dan dia sudah senang memegangnya, sambil memanggil batu itu, "sangat spektakuler."

Agen penjual batu Mars yang dinamai Tissint itu, Darryl Pitt, mengatakan harga Tissint US$11.000-22.500 per ons. Sejauh ini, dia sudah menjual hampir semua pasokan yang ada. Harga ini, sekitar 10 kali lipat dari harga emas.

Ilmuwan menduga, jutaan tahun lalu, sesuatu yang besar menabrak Mars dan mengakibatkan bebatuan pecahan Mars menyebar di tata surya. Setelah perjalanan panjang melalui ruang hampa, satu persatu bebatuan ini jatuh ke bumi, pecah jadi potongan-potongan kecil.

Mayoritas sampel meteorit Mars selama ini telah jatuh di bumi jutaan tahun--atau paling tidak dekade--sebelum ditemukan manusia. Dalam kurun waktu itu, bebatuan ini tercemar dengan material bumi.

Sebagian besar bebatuan Mars telah ada di bumi selama berabad-abad dan ditemukan di Antartika atau padang pasir.  Saat ditemukan, meteroit ini begitu mirip dengan batuan gelap bumi. Jika mereka jatuh di tempat lain, seperti Maryland, bebatuan ini 'berbaur' dengan batuan bumi lainnya sehingga tidak akan ditemukan.

Ilmuwan dapat mengidentifikasi batu Mars ini karena secara geologi, Mars lebih aktif, bebatuannya cenderung berusia jauh lebih muda--jutaan atau ratusan tahun--dibandingkan batu dari bulan atau asteroid.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
klo mau batu dan mas ada dekat malang, jawa timur sekalian oleh olehnya apel batu, penjualnya biasa dipanggil mas mas hehehe
Balas   • Laporkan
rudi_thea
25/01/2012
hala... biar pun harga nya lebih mahal dari emas" saya lebih pilih emas" karena di sekitar ku hampir semua tempat mengandung emas" *(masyarakat disekitarku penambang emas hampir 80%) tapi klo nemu di kebun mau juga tuh heheheh
Balas   • Laporkan
dilema21
22/01/2012
walahhh lebih berharga dari emas, mantabs juga neh batu. hehee
Balas   • Laporkan
tahta99
22/01/2012
nggak usah ada di indonesia bayangkan klau jatuhnya ton tonan..apa nggak mati klau kena kepala..wkwkwk
Balas   • Laporkan
cimble | 23/01/2012 | Laporkan
koplak .. ndesoooo
batu bata,.laku rapa yah?
Balas   • Laporkan
deddy.djohan | 24/01/2012 | Laporkan
kebtulan gua mau bisnis batu bata,...ada yg tau dimana g bisa beli mesin press n cetaknya?
ceme | 21/01/2012 | Laporkan
justru batu bata lebih bernilai bro..bayangkan,tanpa batu bata manusia akan sulit sekali bangun rumah. tapi tanpa batu meteorit,manusia masih bisa bangun gedung..
robienbonk
19/01/2012
di indo ada gak ea ?
Balas   • Laporkan
khusaini
18/01/2012
bisa kaya karena batu nie
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ