Sains & Teknologi

1 Dari 5 Guru Dikerjai Siswa di Jagat Maya

Mereka pernah mengalami atau mengetahui guru lain yang jadi korban cyberbaiting.

Selasa, 29 November 2011, 11:12 WIB
Muhammad Firman, Amal Nur Ngazis
Siswa mengakses materi pelajaran secara online di kelas (epal.gen.go.kr)

VIVAnews - Dalam laporan tahunan Norton Family Report, teridentifikasi tren baru yang disebut “cyberbaiting”. Ini sebuah fenomena yang berkembang di mana anak-anak mengejek dan mengerjai guru mereka, lalu mengabadikan reaksi tertekan sang guru melalui video ponsel.

Norton menyebutkan, satu dari lima guru secara pribadi pernah mengalami atau mengetahui guru lain yang pernah mengalami fenomena ini.

Dari studi tersebut, terungkap bahwa sebanyak 67 persen guru mengatakan bahwa mereka telah menjadi teman siswa mereka di jejaring sosial dan berisiko dipermalukan oleh para siswa. Namun, 34 persen menyatakan mereka tetap terus menjadi “teman” siswa mereka.

Meski demikian, hanya 51 persen guru yang mengatakan sekolah mereka memiliki kode etik mengenai bagaimana guru dan siswa berkomunikasi satu sama lain melalui media sosial. Sebanyak 80 persen guru menganggap perlu lebih banyak edukasi keamanan saat online di sekolah, yang didukung oleh 70 persen orang tua.

“Anak-anak mengembangkan identitas online mereka pada usia yang lebih awal daripada sebelumnya. Mereka membutuhkan orang tua dan guru untuk mengarahkan mereka,” kata Vanessa Van Petten, youthologist dan penulis Radical Parenting, 29 November 2011.

Menurut Effendy Ibrahim, Internet Safety Advocate & Director, Asia, Consumer Business, Symantec, orang tua dan guru memainkan peranan penting dalam menjaga anak-anak dan diri mereka sendiri saat online. “Temuan kami ini menunjukkan akan adanya suatu kebutuhan akan edukasi lebih lanjut,” ucapnya.



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
perlu ada bimbingan dari orang tua dan guru pada anak usia sekolah saat online
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ