FOTO: Antrean BlackBerry Bold 9790 Rusuh
Para pengantre yang berharap mendapatkan BB setengah harga kecewa.
Jum'at, 25 November 2011, 15:22 WIB
Muhammad Firman
Antrean BlackBerry di Pacific Place, Jakarta, 25 November 2011. (VIVAnews/Anhar Rizki Affandi)
VIVAnews - Ribuan calon pembeli antre untuk mendapatkan BlackBerry Bold 9790 atau Bellagio yang merupakan model smartphone BlackBerry keluaran terbaru di Pacific Place, Jakarta, Jum'at (25/11/2011).
Ribuan orang rela antre hingga berdesak-desakan untuk mendapatkan BlackBerry yang di-launching pertamakali di seluruh dunia. Pasalnya, di 3 hari peluncuran, produk tersebut didiskon hingga 50 persen.
Namun, antrean tersebut rusuh. Pengunjung tidak sabar takut tidak kebagian stok karena saking banyaknya pengantre. Sehingga akhirnya terjadi saling dorong. Menurut salah seorang pengantre, Nata, 24, warga Tebet, Jakarta Selatan, hari ini penyelenggara menjual 1.000 unit BlackBerry.
Namun karena rusuh, baru di antrean ke-478 panitia membubarkan antrean. Petugas keamanan mengatakan stok sudah habis. Mendapati kenyataan itu, para pengunjung semakin rusuh dan merangsek masuk ke ruang pendaftaran. Nata mengaku kecewa karena panitia tidak mempersiapkan pengamanan yang memadai. Dia juga kesal panitia tidak konsisten.
Para pengantre BlackBerry Bellagio yang berharap mendapatkan BB setengah harga, kecewa karena loket penjualan BB diskon ditutup oleh pihak kepolisian. Mereka menilai, kepolisian dan pihak penyelenggara telah bertindak tidak adil dalam melayani mereka. Lihat foto: di tautan ini. (Foto: VIVAnews/Anhar Rizki Affandi).
ini potret orang mampu/orang gedongan indonesia,rakus mau menang sendiri,seperti tidak makan sekolahan.mentalnya mental miskin.kasian deh,rusak jadinya bangsa ini kalo mentalnya begini.
ternyata orang jakarta melas banget ya.....kasihan...
wkwkwkwk.. demi lifestyle, apapun dilakukan, norak!! :))
Semua udah sarap ! bener2 konsumtif, BB gak berguna di antre ...
ketinggalan... BB udah gak jaman gan ... skrng jamannya android... di kibulin RIM aja mau.. servernya aja ada di Malingsia.
bagi E.O terutama kalian tdk bisa memberikan yg terbaik/pelayanan yg sesuai,amat sangat mengecewakan kami semua,kesalahan kalian adl,,(SISTEM KALIAN SANGAT KURANG BAIK),,t'jadi KKN dan massa melihatnya sngt amat jelas,INI m'cemarkan nama baik RIM..thank'z
Kesalahan bkn pd RIM Yg patut disalahkan adalah EO n security yg arogan. Seandainya sistem antrian terorganisir dgn rapi, kerusuhan ini ngakk akan terjadi. Sayang sekali nama baek RIM hancur gara2 EO yg tdk profesional.
weee Mending sumbangin duit kalian buat fakir miskin ketimbang antre beli gituan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar