Sains & Teknologi

Planet Gliese 581d Dipastikan Layak Huni

Sebelum ini, perhatian astronom justru fokus ke saudaranya, yakni planet Gliese 581g.

Kamis, 19 Mei 2011, 16:20 WIB
Muhammad Firman
Sebelum ini, perhatian astronom justru fokus ke saudaranya, yakni planet Gliese 581g, setelah diketahui bahwa planet itu memiliki massa serupa dengan Bumi dan juga berada di dekat zona Goldilocks. (dailygalaxy.com)

VIVAnews - Gliese 581d, sebuah planet bebatuan raksasa yang mengitari sebuah bintang red dwarf (bintang dengan massa lebih rendah dibanding Matahari dan bersuhu di bawah 4000 derajat Kelvin) dikonfirmasi sebagai planet pertama yang memenuhi persyaratan mampu menampung kehidupan.

Planet yang berjarak sekitar 20 tahun cahaya dari Bumi ini merupakan salah satu tetangga terdekat planet kita. Ia diperkirakan bersuhu cukup hangat dan cukup basah untuk menumbuh kembangkan kehidupan serupa yang dimiliki planet Bumi.

Gliese 581d mengorbit di zona Goldilocks (kawasan di mana kehidupan dimungkinkan terbentuk) milik bintang Gliese 581. Seperti diketahui, di Goldilocks zone, temperatur tidak terlalu panas sehingga menyebabkan air mendidih ataupun tidak terlalu dingin hingga membuatnya membeku namun  berada di suhu yang tepat agar air tetap dalam bentuk cair.

“Dengan atmosfir yang padat akan karbon dioksida, yang merupakan skenario paling memungkinkan untuk planet berukuran raksasa, iklim di Gliese 581d stabil dan cukup hangat untuk memiliki samudera, awan, dan curah hujan,” kata peneliti National Centre for Scientific Research (CNRS).

Dikutip dari Daily Galaxy, 19 Mei 2011, menurut penelitian yang dipublikasikan di Astrophysical Journal Letters, Gliese 581d memiliki massa setidaknya 7 kali lipat dibanding Bumi berukuran sekitar 2 kali lipat planet Bumi.

Sebelum ini, perhatian astronom justru fokus ke saudaranya, yakni planet Gliese 581g, setelah diketahui bahwa planet tersebut memiliki massa serupa dengan massa Bumi dan juga berada di dekat zona Goldilocks.

Pertamakali ditemukan pada tahun 2007, Gliese 581d awalnya tidak masuk kandidat sebagai tempat untuk mencari kehidupan di luar Bumi. Salah satu alasannya adalah ia hanya mendapat sepertiga radiasi Matahari seperti yang didapat Bumi dan kemungkinan ‘tidally locked’ atau hanya satu sisi yang selalu menghadap mataharinya dan punya siang dan malam hari permanen.

Akan tetapi, pemodelan terbaru yang dibuat oleh Robin Wordsworth, Francois Forget, dan rekan-rekan ilmuwan CNRS lainnya menunjukkan hasil yang mengejutkan. Atmosfir planet itu mampu menyimpan panas berkat padatnya gas CO2 dan dihangatkan oleh cahaya dari bintangnya.

“Secara keseluruhan, temperatur di sana memungkinkan air cair hadir di permukaan planet itu,” kata peneliti. “Massa planet yang besar juga berarti gravitasi di permukaannya kurang lebih dua kali lipat dibanding gravitasi Bumi,” ucapnya.

Akan tetapi, tidak begitu saja peneliti bisa mengirimkan astronot ke planet itu. Dari Bumi, pesawat ruang angkasa yang mampu terbang dengan kecepatan mendekati kecepatan cahaya membutuhkan waktu lebih dari 20 tahun untuk tiba di sana. Sayangnya, teknologi roket yang sudah dimiliki umat manusia saat ini baru bisa mengantarkan kita ke Gliese 581d dalam waktu 300 ribu tahun. (eh)

• VIVAnews
Rating
Komentar
goron
15/06/2011
bicara agama di soal alam semesta bkal bkin bnyk prtnyaan yg tak trjwab dr sisi agama.klo someday alien ditemukan lo bkal pda heran trnyata bnyk skali agama yg beredar di alam semesta,agama lbh bnyk rekayasa manusia dibnding campur tgn Tuhan,menggelikan.
Balas   • Laporkan
sugengsthi | 19/06/2011 | Laporkan
ya...koment anda yang menggelikan. kelihatannya spt komenty orng pintar tapi ga ngerti agama
malinda
04/06/2011
Pembohongan Terhadap Umat Manusia,..!!!
Balas   • Laporkan
malinda
04/06/2011
Pembohongan Terhadap Umat Manusia,..!!!!
Balas   • Laporkan
kazuya666
25/05/2011
Ah. Gw tau caranya. Masukin aja sepasang laki ce di roket, suruh berkeluarga disana, bikin roket yang memfasilitasi u/ kehidupan :v ntar anaknya dari anaknya anaknya ananknya anaknya dst. yang suruh report hasil penelitian :v #IdeNgaco #Lupakan
Balas   • Laporkan
reffkishi | 04/06/2011 | Laporkan
trus yg nerima report dibumi dah mati duluan kena global warming.. ^_^
nice | 29/05/2011 | Laporkan
klo pnya anak pun, pasti anaknya cacad karna radiasi... lgi pula, saat mlakukan hubngan, kmungkinan ssh brhsil karna gravitasi ny kcil
ose
24/05/2011
sulit di percya,,,,,
Balas   • Laporkan
mending nyanyi'in lagunya yuni shara dah,bisa tetap mencitai sampai 50 tahun lagi.
Balas   • Laporkan
nice | 24/05/2011 | Laporkan
Hahaha..Tidak Nyambung..
nice
20/05/2011
tata suryanya dng bntng gliese 581 banyk yg lyak bsa dhuni
Balas   • Laporkan
zack_synyster
20/05/2011
Apa..!! "teknologi roket yang sudah dimiliki umat manusia saat ini baru bisa mengantarkan kita ke Gliese 581d dalam waktu 300 ribu tahun" selak mati dah tu orang yg dalam roket
Balas   • Laporkan
must_julius
20/05/2011
menurut peneliti...., karena saya bukan peneliti, maka Planet tersebut tidak layak huni.
Balas   • Laporkan
adiutra
19/05/2011
seribu tahun lagii,,,
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ