Sains & Teknologi

NASA: Asteroid Apophis Bukan Pertanda Kiamat

Astronom Rusia memperkirakan Apophis akan menabrak Bumi pada 13 April 2036.

Jum'at, 4 Februari 2011, 10:13 WIB
Elin Yunita Kristanti
Asteroid Apophis yang ditemukan pada 19 Juni 2004 (UH/IA)

VIVAnews - Keberadaan asteroid Apophis sudah diketahui sejak penemuannya pada 19 Juni 2004. Juga bahwa ia melintas dekat dengan Bumi.

Namun, baru-baru ini muncul sebuah laporan mengejutkan dari Rusia. Para astronom Rusia memprediksi asteroid Apophis akan menabrak Bumi  35 tahun mendatang. Tepatnya 13 April 2036.

Seperti dimuat RIA Novosti, Profesor Leonid Sokolov dari St Petersburg State University memperkirakan, pada 13 April 2029, Apophis akan mendekat Bumi dengan jarak 37.000 hingga 38.000 kilometer. Dan akhirnya menabrak Bumi di tanggal yang sama di tahun 2036. Badan Antariksa Rusia pun  telah mengantisipasi hal ini.

Pernyataan ilmuwan Rusia didasarkan atas prediksi bahwa batu luar angkasa sepanjang 270 meter, atau lebih dari dua kali panjang lapangan sepak bola, akan melintasi apa yang disebut sebagai lubang kunci gravitasi saat melintas dekat Bumi pada 2029.

Jika memang Apophis melewati 'lubang kunci' saat berdekatan dengan Bumi, diperkirakan Apophis akan kembali dan bisa memukul Bumi pada 13 April 2036.

Namun, Badan Antariksa Amerika Serikat membantah, bahwa itu berarti kiamat bagi Bumi.

"Secara teknis, apa yang dikatakan ilmuwan Rusia benar. Bahwa mungkin Apophis akan menabrak Bumi," kata kepala objek dekat Bumi NASA, Donald Yeomans, seperti dimuat Space.com. Namun ditambahkan dia, kesempatan itu kecil, 1:250.000.

Dijelaskan Yeomans, situasi pada 13 April 2029, Apophis memang berada di dekat Bumi -- sekitar lima kali jari-jari Bumi. "Memang cukup dekat, namun kami sudah mengeyampingkan asteroid itu bakal menabrak Bumi saat itu," kata Yeomans.

Juga, kemungkinan Apophis melewati 'lubang kunci' yang lebih kecil dibandingkan besaran asteroid itu sangatlah kecil.

Skrenario yang lebih mungkin adalah, Apophis akan berada dalam jarak yang relatif dekat dengan Bumi pada akhir 2012 dan awal 2013. Saat itu pergerakannya akan terus diamati oleh teleskop Bumi dan sistem radar canggih.

Jika diperkirakan asteroid itu berdampak destruktif atau merusak, NASA akan membuat skema penyelamatan Bumi. Tujuannya,  mengubah orbit asteroid -- mengurangi kemungkinan tubrukan pada 2036 sampai titik nol.

Kata Yeomans, ada beberapa cara untuk mengubah orbit asteroid. Yang paling sederhana, mengirimkan pesawat ruang angkasa menuju batu langit yang meluncur itu. Teknik yang sama digunakan pada 4 Juli 2005 lalu saat pesawat Deep Impact ditabrakan ke komet, Tempel 1.  (umi)



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
kertasbasah
01/02/2012
Walaupun Sejuta Asteroid Apophis Yang Akan Menghantam Bumi....! Tapi Sang Khalik Masih Tidak Mengkiamatkan Dunia....! Dunia Ini Tidak Akan Kiamat....!
Balas   • Laporkan
johntambo
21/02/2011
kiamat itu hanya allah yang tahu........ rasul aja ga tahu kiamat itu kapan...... tapi yang pasti kiamat itu hari jum'at...
Balas   • Laporkan
bollays
07/02/2011
tenang ada bruce willis.....hahahahahahh
Balas   • Laporkan
jerukbusuk
07/02/2011
klo jatuh kelaut pasifik bisa tenggelam nich indonesia
Balas   • Laporkan
DENSUS 364
04/02/2011
thx atas info - info nya.... kita semua berdoa saja.... semoga ALLAH SWT dapat melakukan yang terbaik bagi bumi & alam semesta ini amin....
Balas   • Laporkan
egen170808
04/02/2011
sereemmm...!!!!!!!
Balas   • Laporkan
celengfamili
04/02/2011
ngeri euy....ky armagedon saja
Balas   • Laporkan
ganary
04/02/2011
Menurut buku Armagedon, akan ada lemparan keras ke daerah samari israel.....sesuai janji Allah SWT...apakah ini....???
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ