Sains & Teknologi

Hotel Anti Bencana, Tiru Bahtera Nabi Nuh

Ark Hotel bisa didirikan hanya dalam waktu beberapa bulan di seluruh bagian dunia.

Selasa, 11 Januari 2011, 00:45 WIB
Elin Yunita Kristanti
Ark Hotel, anti gempa, banjir, dan terjangan gelombang (Remistudio/Solent)

VIVAnews -- Ancaman pemanasan global, saat ketinggian permukaan laut diperkirakan naik secara ekstrim dan menenggelamkan sebagian planet Bumi, menjadi inspirasi perusahaan arsitektur Rusia, Remistudio.

Dalam program arsitektur penanggulangan bencana International Union of Architects, Remistudio merancang sebuah hotel yang bisa berperan sebagai bahtera penyelamat, kalau-kalau bencana dahsyat terjadi. Namanya, Ark Hotel. Bisa didirikan di laut atau darat.

Ini mungkin terdengar seperti perpaduan kisah bahtera Nabi Nuh dan cerita film fiksi ilmiah tahun 1970-an. Namun, hotel berbentuk kerang ini  memang didesain tahan yang banjir akibat kenaikan ekstrim permukaan air laut. Juga terhadap gelombang. Ark Hotel dapat mengapung dan timbul secara otomatis di permukaan air.

Hotel Terapung 3

Tak hanya itu, hotel ini juga tahan gempa, dan bisa didirikan di daerah yang berbahaya secara seismik. Arsiteknya mengklaim,  desain yang terdiri dari konstruksi busur dan kabel dengan bantalan bisa  mendistribusikan berat secara merata saat terjadi lindu.

Selain itu, struktur bawah tanahnya berbentuk tempurung, tanpa tepian atau sudut.  Hotel raksasa yang mengambang ini diklaim juga sebagai 'biosfer', surga yang nyaman bagi para penghuninya, bahkan saat bencana sekalipun.

Desain hotel futuristik ini menggunakan panel matahari dan instalasi pengumpul air hujan, menjamin ketersediaan energi, juga air bagi para penghuninya.

Lingkungan yang mirip rumah kaca juga memungkinkan tanaman tumbuh subur, membantu meningkatkan kualitas udara dan juga menyediakan makanan.

Selain itu, strukturnya yang tembus pandang membuatnya hemat energi di siang hari. Cukup memanfaatkan energi matahari. Untuk memastikan kualitas cahaya, bingkai kaca dilengkapi pembersih otomatis.

Hotel Terapung 1

Menurut Alexander Remizov dari Remistudio, ada dua pertimbangan utama dalam desain ini.

"Pertama, meningkatkan pengamanan dan pencegahan terhadap kondisi lingkungan yang ekstrim dan perubahan iklim. Yang kedua adalah melindungi lingkungan alam dari aktivitas manusia," kata dia, seperti dimuat Daily Mail, 10 Januari 2011.

Bahtera ini juga dimaksudkan untuk menjawab tantangan lingkungan global saat ini. Juga untuk mendukung sistem pertahanan hidup. 

"Semua tanaman dipilih yang sesuai, efisiensi pencahayaan, dan produksi oksigen. Juga bertujuan untuk menciptakan ruang yang menarik dan nyaman," kata dia.

Remizov menambahkan, atap hotel yang transparan menjamin ada cukup cahaya bagi tanaman dan untuk menerangi interior.

Perancangnya mengklaim, Ark Hotel bisa didirikan hanya dalam waktu beberapa bulan di seluruh bagian dunia. "Bagian-bagiannya bisa disatukan dalam waktu tiga sampai empat bulan," kata Remizov.

Hingga kini hotel ini masih berbentuk rancangan, para arsiteknya sedang mencari investor untuk membuatnya nyata. Selain jadi hotel yang nyaman untuk rehat, Ark Hotel bisa menjelma menjadi lokasi pengungsian di masa depan.


Hotel Terapung 2

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Baca juga: Tradisi Kecantikan Paling Menyiksa di Dunia



• VIVAnews   |   Share :  
Rating
Komentar
letnhitz03
19/02/2012
thanks vivanews hotel saya di pamerkan
Balas   • Laporkan
holy
31/01/2011
INGAT KAPAL TITANIC, YG PEMBUATNYA MENGATAKAN BAHWA KAPAL TITANIC TDK AKAN TENGGELAM...TERNYATA..???? KUASA ALLAH DIATAS KUASA MANUSIA...
Balas   • Laporkan
namalosaluhut
31/01/2011
Adakah yg bisa menyatukan kekuatan RELIGIUS dengan kekuatan ILMIAH???? ADA, Pakai PEPSODENT HERBAL....!!!! wkwkwkwkwkw..
Balas   • Laporkan
bachev
30/01/2011
klo terkurung disitu enak kali ya.. wkwkwk....
Balas   • Laporkan
vangosh
25/01/2011
kalo kena ombak besar trus nabrak karang..emang masih bisa selamat???
Balas   • Laporkan
Pemilik
24/01/2011
Makasih Semua'a
Balas   • Laporkan
nengsih
24/01/2011
uiiii keren nya ,,,, bikin di indonesia yuuu:? nyuri ilmu nya lah bgi para arsitek hheeehhe
Balas   • Laporkan
yuli
24/01/2011
wuii pasti mahal tu nginep di sana...??? da diskon ndak,,,
Balas   • Laporkan
@cipit
24/01/2011
kerennnnnnnnn asyik didalam bisa" gwe ggak mau pulang kerumah
Balas   • Laporkan
bemz
24/01/2011
okeh banget tuhc klo wat banjir kita bsa numpang dong wat berteduh
Balas   • Laporkan
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atauÂ